Kompas.com - 09/09/2021, 07:00 WIB
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Bisa mengenyam pendidikan di luar negeri tentu menjadi kebanggaan tersendiri.

Selain bisa menambah wawasan dengan tinggal di negara orang, lulusan dari universitas luar negeri tentu akan mendapatkan nilai plus di curriculum vitae (CV). 

Melansir dari laman ican-education.com, Rabu (8/9/2021), ada perbedaan kurikulum yang membuat sebagian besar universitas di luar negeri hanya menerima pelajar dengan ijazah internasional. Ijazah ini sering pula disebut sebagai International Baccalaureate atau A Level.

Namun, jika hanya memiliki ijazah dengan kurikulum nasional, kamu bisa terlebih dahulu mengambil program Foundation atau Pathway.

Baca juga: Tunggakan Sertifikasi Dosen PTKI Swasta Senilai Rp 63 M Siap Dicairkan

Bagi kamu yang akan mendaftar, penting untuk mengetahui tips agar bisa kuliah di luar negeri. Yuk simak bersama tips berikut ini.

1. Persiapkan sertifikat bahasa Inggris

Hampir semua universitas di luar negeri meminta sertifikasi bahasa Inggris sebagai syarat masuk.

Kamu perlu mengikuti ujian IELTS atau TOEFL dan harus mendapatkan skor sesuai persyaratan yang berlaku.

Untuk skor IELTS program S1 di luar negeri adalah sekitar 6,5.

Sementara itu, untuk TOEFL kamu membutuhkan skor 80 untuk TOEFL iBT.

Jika skor kamu belum cukup untuk lolos, kamu bisa mengambil kelas persiapan ujian TOEFL atau IELTS.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.