Kompas.com - 13/09/2021, 11:24 WIB
Ilustrasi liburan SHUTTERSTOCKIlustrasi liburan
|

KOMPAS.com - Bagi para pekerja, liburan adalah waktu yang sangat dinantikan. Namun jika tak ada waktu luang atau jadwal terlalu sibuk, maka bisa disiasati dengan cuti kerja.

Sebab, pekerjaan yang menyita waktu dan tenaga terkadang membuat ingin rehat sejenak dan pergi liburan. Meski hanya sebentar, berlibur adalah upaya untuk mendongkrak produktivitas kehidupan.

Itu sebabnya pemerintah dan perusahaan menyadari pentingnya rehat sejenak dari pekerjaan dengan memberikan jatah cuti bagi para karyawan.

Baca juga: BUMN Bank Mandiri Buka Lowongan Kerja bagi Alumni UGM

Namun, terkadang pengambilan jatah cuti karyawan justru malah membuat sistem kerja di kantor berantakan. Agar tidak menjadi orang yang merepotkan kolega dalam bekerja, maka perlu tips.

Melansir laman Alumni UGM, ini 4 tips kelola jadwal cuti kerja untuk mengoptimalkan cuti bagi karyawan.

1. Coba buat perencanaan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika sudah mendapatkan kalender di awal tahun, pastikan Anda sudah merencanakan sejak jauh hari di bulan apa yang bisa digunakan untuk mengambil cuti.

Sebelum mengajukan cuti, Anda harus tahu tujuan cuti tersebut diambil. Apakah untuk keperluan berlibur, melahirkan, atau keperluan mendesak?

Setiap alasan memiliki urgensi yang berbeda. Jika tujuan Anda berlibur, lakukanlah jauh hari sehingga Anda bisa menyelesaikan pekerjaan saat liburan.

2. Harus disesuaikan dengan jadwal keluarga

Menyesuaikan cuti dengan jadwal keluarga menjadi hal yang harus diperhatikan. Terkadang jadwal cuti yang diambil tidak sesuai dengan jadwal cuti anggota keluarga lainnya.

Jika jadwal cuti sudah sesuai dengan jadwal keluarga, langkah selanjutnya adalah mengkoordinasikannya dengan rekan kerja di kantor.

Baca juga: Universitas Sumatera Utara Terus Tingkatkan Kerja Sama dengan Jepang

Coba sampaikan kepada dia jika ingin mengambil cuti yang panjang bersama keluarga. Coba lakukan pertukaran jadwal cuti dengan rekan kerja Anda agar sistem kerja di kantor tetap terkendali dengan baik.

3. Perhatikan kondisi pekerjaan

Ketika sudah menentukan jadwal cuti yang akan diambil, langkah selanjutnya coba perhatikan kondisi pekerjaan di kantor.

Pastikan dan perkirakan bahwa di jadwal cuti yang diambil Anda sedang tidak menangani proyek atau pekerjaan yang padat.

Jika banyak pekerjaan di kantor, coba selesaikan terlebih dahulu sebelum mengambil cuti agar pada saat mengambil cuti jadi tidak terganggu.

4. Penting untuk merencanakan keuangan

Jika tujuan cuti untuk berlibur ke luar kota atau luar negeri, segera rencanakan keuangan sedari dini. Anda bisa menyisihkan bonus atau 20 persen dari jumlah gaji tiap bulan.

Baca juga: Fresh Graduate, Ini 5 Tips Ciptakan Citra Online Positif di Mata Perekrut

Sebelum memutuskan pergi, pastikan dana tersebut cukup. Jangan memaksa pergi dengan dana yang sebenarnya sangat terbatas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.