Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perjuangan Mahasiswa Itenas Ikuti Sidang Skripsi Saat Positif Covid-19

Kompas.com - 14/09/2021, 14:40 WIB
Mahar Prastiwi,
Dian Ihsan

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Ada banyak hikmah yang bisa dipetik dengan adanya pandemi Covid-19. Termasuk bagi dunia pendidikan di Indonesia.

Baik siswa dan mahasiswa tetap harus berjuang menyelesaikan pendidikan dalam kondisi tidak seperti biasanya karena pembelajaran terpaksa dilakukan secara online. 

Seperti yang dialami mahasiswa Teknik Geodesi Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung, Bintang Putra Damaryani.

Di tengah usahanya menyelesaikan studi, Bintang dinyatakan positif Covid-19 tepat sehari sebelum jadwal sidang skripsinya.

Baca juga: Penerimaan Calon Perwira Prajurit Karier TNI 2021 Dibuka bagi D4-S1, Ini Infonya

Ikuti sidang skripsi saat terpapar Covid-19

Namun Bintang tidak menyerah begitu saja dan tetap mengikuti sidang skripsi di ruang isolasi bagi pasien positif Covid-19. Meski sulit dan berat, Bintang akhirnya berhasil melalui sidang skripsinya dengan lancar.

Perjuangannya ini dibagikan di akun Instagram pribadinya @bintangpede. Pemuda asal Bekasi, Jawa Barat ini awalnya sempat disarankan untuk menunda sidang oleh dosen pembimbingnya.

Postingan Bintang di akun Instagramnya, Jumat (10/9/2021) silam banyak mendapat dukungan dari netizen. Banyak pula komentar yang terinspirasi dengan perjuangan Bintang dalam menyelesaikan studinya.

Bintang menolak untuk menunda sidang skripsi demi menepati janjinya kepada orangtua akan menyelesaikan skripsi secepat mungkin. Terlebih, orangtua Bintang juga tidak mengetahui jika dia dinyatakan positif Covid-19 karena dia tidak tinggal bersama orangtuanya. Selain itu Bintang juga tidak ingin membuat orangtuanya khawatir dengan kondisinya.

"Awalnya saya ragu untuk melaksanakan ujian. Karena dinyatakan positif Covid-19 pada H-1 ujian," kata Bintang seperti dikutip dari postingannya di Instagram, Selasa (14/9/2021).

Baca juga: Akademisi UGM: Kualitas Penyiaran Televisi Swasta Alami Penurunan

Demi tepati janji kepada orangtua

Janjinya kepada kedua orangtua untuk menyelesaikan skripsi secepatnya menjadi semangat Bintang untuk tetap menjalankan sidang skripsi. Meski Bintang sedang berjuang melawan virus corona dalam tubuhnya.

"Tapi saya pasrahkan kepada Allah dan berjuang dengan seluruh tenaga yang masih saya miliki. Karena saya sudah berjanji kepada orangtua saya untuk menyelesaikan skripsi di bulan Juni," ungkap Bintang.

Butuh perjuangan ekstra bagi Bintang untuk menyelesaikan sidang skripsi dalam kondisi positif Covid-19. Di hari sidang skripsinya, Bintang merasa kalau nafasnya benar-benar berat dan kepalanya pun pusing. Bahkan indera penciuman dan perasa Bintang juga hilang.

"Lima menit sebelum ujian merasa pusing banget dan perih saat bernafas," kata Bintang.

Baca juga: PT Ultra Sakti Buka Lowongan Kerja bagi Lulusan D3-S1 Fresh Graduate

Namun perjuangan Bintang membuahkan hasil maksimal karena sidang skripsinya bisa diselesaikan dengan baik.

"Hati rasanya penuh banget. Bahagia sekali rasanya, apa yang sudah kita perjuangkan bisa menjadi manfaat dan diapreasi," tutur Bintang.

Bintang mengaku, tiga hari sebelum sidang skripsi, Bintang merasa kalau tubuhnya masih fit seperti biasa. Namun sehari sebelum sidang, dia tiba-tiba demam dan dinyatakan positif Covid-19 setelah mengikuti tes PCR.

Menularkan semangat ke mahasiswa lain

Bintang menyusun skripsi berjudul 'Rancang Bangun Aplikasi Pemantauan Pekerjaan Proyek Konstruksi Berbasis WebGIS di PT Pembangunan Perumahan (Studi Kasus: Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah)' sejak bulan Februari silam.

Tidak mudah bagi Bintang untuk menjalankan sidang skripsi secara daring. Berkat dukungan dosen pembimbing dan dosen penguji, Bintang berhasil menjalankan sidang skripsi dengan lancar selama 1 jam dan dinyatakan lulus sidang.

Bintang merasa sangat bersyukur karena pada akhirnya dia berhasil menyelesaikan perjalanan skripsinya yang tidak mudah. Terutama di tengah pandemi seperti ini yang membuat semuanya jadi terbatas.

Baca juga: Dokter RSUI Ungkap Gejala dan Bahaya Badai Sitokin Pasien Covid-19

Bintang berharap melalui video tersebut mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir bisa semangat dan iklas dalam menjalankan setiap proses serta untuk menyelesaikan perjuangan apa yang sudah dimulai apapun keadaannya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com