Kompas.com - 26/09/2021, 05:27 WIB
Ilustrasi wirausaha muda. SHUTTERSTOCKIlustrasi wirausaha muda.
|

KOMPAS.com - Menjadi wirausaha tak bisa asal-asalan. Tetapi butuh proses panjang. Kalau perlu juga dapat belajar dari orang yang berpengalaman.

Terkait wirausaha, Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan sharing session dalam rangka kompetisi Wirausaha Muda Mandiri secara daring, Kamis (23/9/2021).

Ada bertajuk “Program CSR Utama Bank Mandiri sebagai wujud Konsistensi Mendukung Tumbuh Kembang Pengusaha Muda Indonesia” ini menghadirkan pemateri yang sekaligus alumni UAD.

Baca juga: Ini Tips Atasi Sesak Napas dari Mahasiswa UNS

Adapun pematerinya ialah Sugeng Handoko Purba, S.T. sebagai pemenang WSM Bank Mandiri 2012 dan apt. Bella Kartika Aprillia, S. Far. pemenang WSM Bank Mandiri 2018.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UAD, Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., dalam sambutannya menjelaskan bahwa diskusi kali ini menjadi sangat penting, karena belajar dari dua pemateri berpengalaman, sehingga peserta dapat inspirasi tentang cara berwirausaha.

Kemendikbud Ristek tidak hanya membekali mahasiswa dengan kompetensi-kompetensi akademik yang sesuai dengan jurusannya, tetapi juga membekali dengan bidang-bidang yang lain non-akademik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dan tentu ini bekal yang sangat penting termasuk dalam bidang kewirausahaan," ujarnya dikutip dari laman UAD, Sabtu (25/9/2021).

"Untuk menjadi wirausahawan, prosesnya tidak sederhana, ada banyak hal yang perlu dilakukan. Tentu belajar sesuatu itu yang tepat adalah dengan ahlinya," tambah Gatot.

Menurut Bella Kartika Aprillia, pemateri pertama berbagi pengalaman dan proses hingga ia mendapat juara.

Baca juga: Menteri KKP: Ini Peluang dan Tantangan Mahasiswa Kelautan Perikanan ke Depan

Ia bercerita bahwa berwirausaha sudah dimulainya sejak tahun 2000-an dengan berjualan gelang karet, dari sinilah Bella melatih mentalnya.

Tak hanya itu, saat sudah menjadi mahasiswa Bella masih berkutat dengan hal-hal yang berhubungan wirausaha.

"Tidak semua usaha harus berhasil, tapi apa yang paling penting? Yaitu kita bisa bangkit lagi setelah gagal dan itu pengalaman yang paling mahal karena kita mengalaminya sendiri dan yang murah, kita belajar dari orang yang pernah mengalaminya," terang Bella.

Tips menjadi wirausaha muda

Dia mengatakan, dalam berwirausaha bukan sekadar uang tetapi juga kepercayaan orang lain kepada kita.

Pada akhir sharing, tak lupa Bella memberikan tips cara mendapat pendanaan, salah satunya tentang investor.

Ia menjelaskan bahwa 70 persen investor melihat personality, jadi mereka bukan tidak percaya pada bisnis kita tetapi melihat bagaimana pemaparan bisnis kepada mereka.

Sedangkan Sugeng Handoko Purba, sebagai pemateri kedua menceritakan proses keterlibatannya dalam kegiatan Wirausaha Mandiri di Nglanggeran, Kabupaten Gunungkidul.

Sebelum itu ia bercerita saat masuk UAD sekaligus kegiatan selama menjadi mahasiswa. Selama kuliah Sugeng aktif di organisasi, menurutnya organisasi sebagai miniatur lab yang bisa dijadikan untuk praktik.

Dalam organisasi, ia belajar bagaimana seni komunikasi, lobi, juga membangun sebuah informasi untuk disampaikan kepada pihak lain.

Baca juga: Mahasiswa ITS Inovasi Pendeteksi Alkohol pada Parfum

Ia juga memaparkan mengenai kewirausahaan sosial. Dalam hal ini, kewirausahaan sosial berawal dari sebuah masalah yang menjadi peluang untuk menjadi model “bisnis” yang bermanfaat untuk masyarakat.

Berikutnya, tujuan wirausaha tidak hanya profit semata tapi benefit atau dampak positif yang diberikan dari permasalahan itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.