Kompas.com - 07/10/2021, 15:06 WIB
Angel Naomi Nombala (tiga dari kiri) Mengabadikan Momen di SMA Negeri 1 Soe Sebelum Bertolak ke Jakarta untuk Berkuliah di Universitas Pertamina, 2021. Dok. Universitas PertaminaAngel Naomi Nombala (tiga dari kiri) Mengabadikan Momen di SMA Negeri 1 Soe Sebelum Bertolak ke Jakarta untuk Berkuliah di Universitas Pertamina, 2021.

KOMPAS.com - Angel Naomi Nombala, salah satu mahasiswa asal Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengungkapkan rasa syukurnya bisa menuntut ilmu hingga pendidikan tinggi.

Misi Angel mulia, ia ingin mendapatkan pendidikan berkualitas agar dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat di daerah asalnya yang masuk kategori daerah 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal)

Keterbatasan ekonomi keluarganya untuk membiayai kuliah, akhirnya terpecahkan melalui Beasiswa Ujung Negeri. Beasiswa ini memberikan Angel kesempatan untuk berkuliah di Program Studi Teknik Elektro Universitas Pertamina.

Baca juga: BCA Buka Kuliah Gratis Bisnis Perbankan 2022 bagi Lulusan SMA-SMK

Beasiswa Ujung Negeri memberikan pembebasan 100 persen uang gedung dan uang SPP selama masa pendidikan delapan semester. Siswa siswi dari daerah 3T terpilih juga akan memperoleh uang saku bulanan, penggantian transpor ke Jakarta dan biaya premi asuransi kecelakaan.

“Di tengah berbagai keterbatasan yang saya miliki, saya selalu berusaha untuk mendapatkan pendidikan berkualitas agar dapat kembali dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di daerah asal saya. Semangat ini juga saya sebarkan kepada teman-teman seusia saya yang belum menyadari pentingnya pendidikan tinggi,” tutur Angel dalam keterangan tertulis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Angel bercerita, bagi dirinya dan sebagian besar teman-temannya, melanjutkan pendidikan tinggi seperti sebuah fatamorgana.

"Fasilitas pembelajaran di daerah kami seperti akses listrik dan jaringan internet masih sangat terbatas. Ditambah, kehadiran badai Seroja tahun ini merusak ribuan gedung sekolah serta infrastruktur pendidikan lainnya," kisah Angel.

Baca juga: Sampoerna University Buka Beasiswa S1 Tahun 2022, Bebas Biaya Kuliah

Angel melanjutkan, semangatnya untuk membangun daerah asal semakin terpacu ketika ia mengikuti serangkaian acara Pekan Orientasi dan Pengenalan Mahasiswa Baru Universitas Pertamina (POP-UP). Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 20 hingga 24 September 2021 tersebut mengusung tema "Keep Growing Even in Turbulence".

Universitas Pertamina siapkan Rp 1,4 miliar untuk Beasiswa Ujung Negeri

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menyebut pembangunan di wilayah 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal) terus digenjot pemerintah selama lima tahun terakhir.

Dari 122 daerah tertinggal pada tahun 2015, tersisa 62 daerah tertinggal pada tahun 2020 lalu. Berdasarkan data indeks ketertinggalannya, diproyeksikan pada tahun 2024 sebanyak 32 daerah tertinggal dapat dientaskan.

Dalam Rapat Pemantauan dan Evaluasi Program Kegiatan Percepatan Daerah Tertinggal, Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menyebut, untuk mengentaskan daerah tertinggal diperlukan kesadaran masyarakat dalam membangun daerah asalnya.

Baca juga: Beasiswa S1 Korea Selatan, Kuliah Gratis dan Tunjangan Rp 10 Juta Per Bulan

Selain berpotensi pada penurunan persentase penduduk miskin, pengentasan daerah tertinggal juga berpotensi mengakselerasi capaian angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Badan Pusat Statistik mencatat pada tahun 2020, angka IPM di daerah NTT hanya menyentuh 65,19. Angka ini jauh tertinggal dari angka nasional Indonesia yang berada di level 71,94.

Peningkatan angka Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS), berpotensi meningkatkan angka IPM.

Mendukung upaya pembangunan daerah 3T khususnya bidang edukasi, Universitas Pertamina memberikan kemudahan akses pendidikan tinggi melalui beasiswa. Kampus energi dan bisnis besutan Pertamina ini menyiapkan dana sebesar Rp 1,4 miliar dalam bentuk Beasiswa Ujung Negeri.

Rektor Universitas Pertamina, Prof. I Gusti Nyoman Wiratmaja puja menekankan Universitas Pertamina (UP) membuka akses bagi siswa siswi wilayah 3T untuk menikmati pendidikan tinggi.

Baca juga: Beasiswa S1 Oxford-Cambridge 2022, Kuliah Gratis dan Tunjangan Hidup

"Sebagai kampus energi, kami menyadari pentingnya membangun kemandirian energi bangsa hingga ke pelosok. Untuk itu, diperlukan sumber daya manusia berkualitas, terutama putra putri daerah yang akan membangun tanah kelahirannya. Mendukung inklusi dan diversiti, kami wujudkan melalui Beasiswa Ujung Negeri," ujarnya.

Bagi siswa siswi SMA yang ingin berkuliah di kampus besutan PT Pertamina (Persero) tersebut, dapat mengunjungi website resmi Universitas Pertamina.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.