Kompas.com - 25/10/2021, 13:51 WIB
Ilustrasi panel surya atap. PIXABAY/ELISEO CABRERAIlustrasi panel surya atap.
|

KOMPAS.com - Salah satu energi ramah lingkungan adalah pembangkit listrik tenaga surya. Dari panel surya itu tentu dapat menghasilkan listrik.

Terkait hal itu, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Institut Teknologi Sumatera (Itera) melakukan sosialisasi penerapan energi ramah lingkungan.

Yakni berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya untuk bahan pembelajaran di SMA Negeri 1 Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah.

Baca juga: Webinar Itera: Krakatau sebagai Warisan Geologi

Adapun tim dosen Itera itu terdiri Muhammad Iqbal (Ketua), Putty Yunesti (Anggota) dan Alam Fathurochman (Anggota), serta mahasiswa yakni Siti Muslimah, Yuda Singgih P dan Simson Gilbert Sirait.

Beri edukasi pada siswa

Mereka melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pemaparan wawasan terkait energi listrik murah dan ramah lingkungan.

Dengan harapan para siswa termotivasi untuk dapat berkreasi dalam upaya mewujudkan kreativitas mereka terutama dalam perancangan produk kongkrit yang memanfaatkan energi bersumber dari matahari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Muhammad Iqbal, terdapat beberapa kelebihan dari penggunaan pembangkit listrik tenaga surya. Iqbal menegaskan PLTS memiliki:

1. umur pakai yang panjang

2. ramah lingkungan

3. perawatannya mudah

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.