Kompas.com - 18/11/2021, 16:14 WIB
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Untuk melindungi insan pendidikan di perguruan tinggi dari kekerasan seksual, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) menerbitkan Permendikbud Ristek nomor 30 tahun 2021.

Permendikbud 30 tentang Pencegahan, Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) ini dibuat untuk menghentikan keberulangan kekerasan seksual yang saat ini makin meresahkan.

Kekerasan seksual ini tidak hanya rentan terjadi di lingkungan kampus saja. Tapi juga tidak menutup kemungkinan kekerasan seksual atau pelecehan seksual juga terjadi di jenjang pendidikan lainnya.

Bahkan kekerasan seksual atau pelecehan seksual juga bisa terjadi di tempat publik. Misalnya di transportasi umum atau tempat lainnya.

Baca juga: Unpar Siapkan Perangkat untuk Implementasikan Permendikbud PPKS

Lawan pelecehan seksual dengan 5D

Merangkum dari akun Instagram Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Kamis (18/11/2021), jika kamu melihat seseorang mengalami pelecehan seksual, jangan diam saja.

Kamu bisa melawan pelecehan seksual di ruang publik dengan cara 5D. Apa saja 5D itu, yuk simak bersama informasi yang disampaikan Disdik DKI Jakarta berikut ini.

1. Dialihkan

Alihkan perhatian dengan memulai percakapan atau berpura-pura mengenal korban.

2. Ditenangkan

Bawa korban ke tempat yang lebih aman, jauh dari pelaku dan berusaha menenangkan korban.

Baca juga: Jadi Bagian dari Profil Pelajar Pancasila, Ini Manfaat Toleransi

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.