Rektor Unnes: Asia Tenggara, Laboratorium Kebudayaan yang Sita Perhatian Dunia

Kompas.com - 26/11/2021, 10:12 WIB
|

Hasil penelitian sarjana Barat terkait kajian Jawa, misalnya, mampu menjadi perspektif kuat melakukan penelitian lain.

"Kenapa Asia Tenggara begitu memikat? Karena wilayah ini memiliki nilai-nilai khas dibandingkan dengan negara lain, terutama Eropa dan Amerika. Salah satunya adalah nilai harmoni atau keselarasan," terangnya.

Sementara itu, Prof. George Quinn dalam paparannya antara lain menyoroti soal memudarnya bahasa daerah di Indonesia. Ia mengatakan hal itu disebabkan kurang adanya penghargaan terhadap bahasa etnis sendiri.

Menurutnya, hal ini dapat terjadi di mana saja dan cenderung terjadi pada generasi muda.

"Salah satu penyebabnya adalah pandangan mereka bahwa bahasa daerah kurang bergengsi," ujar penulis buku Wali Berandal Tanah Jawa itu.

Prof Mikihiro Moriyama menyatakan, masyarakat yang menguasai multibahasa memiliki kecenderungan untuk lebih menghargai pluralisme.

Baca juga: Webinar USD: Lulus Informatika Bisa Jadi Apa Saja?

Untuk itu, pendidikan bahasa penting untuk diperkuat dalam semua jenjang pendidikan. "Masyarakat multibahasa akan bisa memahami budaya dan pemikiran suku bangsa lain," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.