Kompas.com - 04/02/2022, 16:17 WIB

KOMPAS.com - Menurut data empiris dari Komisi Nasional Perempuan dan Anak (Komnas PA), terdapat 955 kasus kekerasan seksual yang terjadi di ranah rumah tangga, personal, maupun ranah publik, termasuk di ranah pendidikan.

Untuk melindungi sivitas akademika dari kekerasan seksual, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) telah meresmikan Permendikbud nomor 30 tahun 2021 tentang tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di Perguruan Tinggi.

Dengan adanya payung hukum ini setiap tindakan kekerasan seksual sekecil apapun akan ada konsekuensinya.

Berdasarkan laporan Komnas PA, Dosen Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung Niken Savitri mengungkapkan, dari 51 kasus yang diadukan sepanjang tahun 2015 sampai 2020 dengan bentuk kekerasan tertinggi yaitu kekerasan seksual sebesar 45 kasus.

Baca juga: Cek 8 Jurusan Soshum Paling Favorit, Jadi Referensi Ikut SNMPTN 2022

Dalam hal ini, universitas menempati urutan pertama dengan persentase 27 persen. Dimana umumnya kekerasan seksual di universitas terjadi melalui relasi kuasa.

"Semua kekerasan seksual pasti menggunakan relasi kuasa," kata Niken seperti dikutip dari laman Unpar, Jumat (4/2/2022).

Cara ciptakan rasa aman di kampus

Niken mengungkapkan, ada beberapa cara untuk menciptakan rasa aman di lingkungan kampus. Salah satunya dengan cara membuat aturan, membentuk lembaga, menangani keluhan dan laporan serta melakukan pemulihan dan rehabilitasi.

Selain itu juga terdapat hal penting yang dapat dilakukan dalam menciptakan perasaan aman kepada segenap sivitas akademika, yaitu:

1. Adanya kesadaran bahwa perbuatan kekerasan atau pelecehan seksual adalah sesuatu yang salah, maka hindari menyalahkan korban.

2. Budayakan saling jaga dan membentuk komunitas terkait perlindungan terhadap korban, perkuat solidaritas dan kebersamaan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.