Raih Beasiswa Kuliah, Siswi Asal Palembang Ajak Perempuan Kejar Pendidikan Tinggi

Kompas.com - 11/03/2022, 11:41 WIB

KOMPAS.com - Meskipun anak perempuan cenderung berprestasi lebih baik ketimbang anak laki-laki di sekolah, namun jumlah perempuan yang bekerja ternyata jauh lebih sedikit.

Perempuan juga cenderung mendapatkan penghasilan yang lebih rendah dan lebih sedikit mendapatkan kesempatan promosi jabatan.

Survei yang dilakukan oleh United Nations Development Programme (UNDP) dan dipublikasikan Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2021 lalu menunjukkan angka indeks ketimpangan gender (Gender Inequality Index/GII) Indonesia tertinggi di ASEAN.

Artinya, Indonesia termasuk negara dengan pencapaian pembangunan gender yang belum optimal dibandingkan negara ASEAN lainnya.

Baca juga: Universitas Pertamina Buka 3 Beasiswa 2022, Bebas Biaya Kuliah

Skor GII Indonesia mencapai 0.48 poin. Jauh tertinggal dari negara tetangganya Singapura yang hanya menyentuh angka 0.065 poin, dan Malaysia di angka 0.253 poin.

Adapun, indikator penilaian dalam GII di antaranya kesetaraan capaian pendidikan dan kesempatan kerja.

Sementara itu, pada 2020 lalu, World Bank melakukan sebuah studi untuk menganalisa berbagai permasalahan ketimpangan gender di dunia pendidikan Indonesia.

Studi yang didukung oleh Pemerintah Australia tersebut menemukan bahwa di berbagai daerah di Indonesia, perempuan mengalami ketertinggalan dalam pendidikan.

Chintya Maulini, siswi asal SMA Negeri Sumatera Selatan, memiliki mimpi untuk mendukung pengentasan ketimpangan gender khususnya dalam hal pemerataan pendidikan bagi perempuan di daerah asalnya.

Kini, ia selangkah lebih dekat menuju mimpinya, melalui beasiswa Sekolah Unggulan Nusantara (SUN) dari Universitas Pertamina. Ia akan melanjutkan pendidikan tinggi di Program Studi Komunikasi.

Baca juga: 10 Kampus Swasta Buka Beasiswa 2022, Bebas Uang Kuliah hingga 100 Persen

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.