Kompas.com - 14/05/2022, 07:59 WIB

KOMPAS.com - Media sosial saat ini telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Mulai dari mencari informasi terkait kabar hari ini, hingga mencari panduan bekerja dan berkegiatan sehari-hari.

Berbagai momentum maupun potret kehidupan pribadi, juga sering kali dibagikan di media sosial masing-masing. Tetapi, membagikan kehidupan pribadi di media sosial, tentunya hal ini memiliki kelebihan dan kekurangan.

Pakar Psikologi Universitas Airlangga (Unair) Ike Herdiana mengatakan ekspos diri di media sosial telah menjadi salah satu kebutuhan manusia.

Baca juga: Cabai Punya Potensi Antibakteri, Ini Penjelasan Ners Unair

Ekspos diri ini dilakukan agar lebih dikenal orang lain. Tidak hanya itu, menurut Ike, fenomena ekspos diri di media sosial telah menjadi kebutuhan manusia untuk mendongkrak kepopuleran.

“Sekarang memang eranya medsos. Semua potret kehidupan kita sudah lebih mudah di-share di medsos, sebagai medianya. Hal ini memenuhi salah satu kebutuhan manusia untuk dikenal oleh orang lain. Begitu pula kebutuhan manusia modern sekarang yakni popularitas,” ujarnya dilansir dari laman Unair.

Menurut Ike, fenomena ekspos diri di media sosial tidak hanya membagikan diri sendiri namun sebagai ajang self branding terkait dengan kelebihan maupun prestasi diri kepada orang lain.

“Selain itu, medsos juga bisa digunakan sebagai media untuk mengekspos diri sendiri, baik dalam konteks ingin memperlihatkan kelebihan diri, kemampuan diri, kompetensi diri, atau apapun. Tujuannya juga beragam. Ada yang untuk self branding atau sekadar membagi informasi kepada khalayak melalui medsos,” katanya. 

Baca juga: Gejala Hepatitis Akut Misterius pada Anak, Orangtua Harus Tahu

Sering membagikan hal-hal mengenai diri sendiri di media sosial menurut Ike ditengarai beberapa hal.

Seperti ingin lebih dikenal, menaikkan popularitas, serta membagikan edukasi maupun informasi. Ada pula keinginan self branding, menghibur diri, serta untuk mengikuti tren masa kini.

Tidak hanya itu, sering mengekspos diri sendiri juga dapat mendatangkan pundi-pundi rupiah dan malah dijadikan sebagai profesi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.