Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 11/07/2022, 11:00 WIB
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Saat ini berbagai kebutuhan hidup masyarakat Indonesia mengalami kenaikan harga.

Tak terkecuali harga bahan bakar minyak (BBM). Kenaikan ini juga tak terlepas dari kenaikan harga minyak mentah dunia yang hampir mencapai angka 112 dollar AS per barel.

Kenaikan harga minyak dunia ini tentu sangat berpengaruh terhadap kenaikan harga minyak dalam negeri karena Indonesia masih tergantung dengan minyak dari pihak luar.

Ekonom Universitas Airlangga (Unair) Dr Rossanto Dwi Handoyo mengungkapkan, dampak kenaikan harga minyak dalam negeri.

Baca juga: Beasiswa S1 di United Arab Emirates University, Bisa Kuliah Gratis

Menggerus kemampuan negara stabilkan kenaikan minyak

Menurutnya, kenaikan harga minyak akan menggerus kemampuan Indonesia untuk menstabilkan harga minyak dalam negeri. Selain itu, kenaikan minyak akan meningkatkan inflasi secara umum.

Rossanto menyampaikan, Indonesia memang mengekspor minyak, akan tetapi impor minyak lebih besar dari pada ekspornya.

Hal ini menyebabkan Indonesia masuk dalam kategori negara net importir oil atau negara pengimpor bersih.

"Negara pengimpor bersih adalah negara dengan impor lebih banyak daripada ekspornya," kata Rossanto seperti dikutip dari laman Unair, Minggu (10/7/2022).

Rossanto mengungkapkan, bagi negara net importir oil, kenaikan harga minyak dunia akan menggerus kemampuan negara dalam menstabilkan harga minyak dalam negeri.

Tidak semua negara mentransfer sepenuhnya harga minyak di luar negeri ke dalam negeri.

"Jadi akan ada subsidi yang diberikan oleh negara kepada masyarakat dalam negeri untuk memastikan bahwa harga minyak terjangkau di dalam negeri," urai Rossanto.

Baca juga: Franka Makarim Sebut Keluarga Berperan dalam Pembentukan Karakter Anak

Meningkatkan inflasi secara umum

Dosen Ilmu Ekonomi ini menambahkan, ada kalangan produsen yang harus membayar harga minyak sama dengan harga minyak internasional. Hal ini terutama untuk pabrik industri menengah dan besar.

"Mereka tidak diperkenankan menikmati harga minyak atau BBM yang bersubsidi dari pemerintah," tegas Rossanto.

Dia menambahkan, kenaikan harga BBM ini juga berpengaruh pada sektor industri. Kondisi ini akan mendorong pihak industri melakukan kenaikan biaya produksi.

Kenaikan biaya produksi kemudian akan ditransfer ke dalam harga output yang dihasilkan industri.

"Kenaikan harga output industri akan turut mendorong kenaikan harga barang secara umum," imbuh dia.

Baca juga: 5 Tips Membangun Percaya Diri, Mahasiswa Yuk Coba

Kenaikan harga minyak dunia mendorong kenaikan harga minyak dalam negeri yang tidak disubsidi pemerintah. Kenaikan harga minyak akan ditransfer ke dalam harga output industri sehingga inflasi akan terjadi.

"Bulan ini Indonesia sudah mulai mengalami inflasi yang naik menjadi 4,35 persen. Ini salah satu dampak langsung yang kita rasakan terkait fenomena harga minyak," pungkas Rossanto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+