Kompas.com - 24/07/2022, 14:57 WIB

 

KOMPAS.com - Mencari pekerjaan di tengah persaingan yang kian ketat, tentu butuh usaha hingga strategi tepat. 

Untuk itu, pelamar harus menyiapkan diri secara maksimal untuk meningkatkan peluang lolos ke perusahaan impian. Termasuk menghindari sejumlah hal yang bisa menurunkan peluang diterima kerja.

Dosen Fakultas Teknik (FT) UM Surabaya, Lukman Hakim menjelaskan 5 hal yang harus dihindari saat seseorang melamar kerja karena bisa menurunkan kesempatan untuk diterima.

Baca juga: Bank Mandiri Buka Lowongan Staf Perbankan D3-S1 di 13 Wilayah

1. Kurang mengasah kemampuan komunikasi

Menurut Lukman kemampuan wawancara yang kurang optimal berisiko membuat pelamar kurang dilirik perusahaan. Dalam mencari pekerjaan hal yang paling utama adalah bagaimana pelamar mampu berkomunikasi secara baik dengan orang lain.

“Misal saat kita wawancara, rekruter pasti akan menilai seberapa seseorang mampu komunikatif dan cenderung lebih siap untuk segala tes wawancara,” jelas Lukman, dilansir dari laman UM Surabaya.

2. Kurang punya jaringan

Kedua adalah minim jejaring. Menurut Lukman yang pernah mengikuti sebuah organisasi dan memiliki banyak rekan, pengalaman organisasi menjadi nilai lebih karena kamu dianggap mampu berkolaborasi dengan banyak orang, di samping memiliki wawasan luas.

Bila terlanjur tak ikut organisasi saat kuliah, kamu bisa memperkaya pengalaman dengan pengalaman magang hingga menjadi relawan di organisasi non-profit.

Baca juga: BCA Buka Magang Bakti 1 Tahun Lulusan SMA-SMK dan D1-S1, Segera Daftar

3. Tidak sesuai skill

Ketiga adalah kualifikasi diri bukan pada bidangnya. Mencari pekerjaan biasanya dikarenakan passion di bidang yang ditekuni. Namun, faktanya banyak orang mencari pekerjaan hanya karena mereka butuh uang dan tidak sesuai dengan keilmuan atau skill yang dimiliki.

Alangkah baiknya memastikan bidang apa yang akan di ambil. Bila memang tak sesuai bidang, kamu bisa mengasah skill dengan mengikuti pelatihan atau seminar yang berkaitan dengan bidang kerja yang ingin kamu lamar.

4. CV biasa-biasa saja

Hal keempat yang membuat pelamar kurang dilirik ialah portofolio yang cenderung biasa. Hindari membuat CV yang di dalamnya hanya menampilkan biodata dan hal-hal umum.

Melainkan, buatlah CV yang secara spesifik menunjukkan skill dan pencapaian-pencapaian apa saja yang sudah dimiliki sampai saat ini. Hal ini juga harus sesuai dengan lowongan kerja yang kita inginkan.

Baca juga: Mengapa Banyak Fresh Graduate Bekerja di Startup? Ini Alasannya

5. Hindari jejak digital yang buruk

Terakhir, hindari memiliki jejak digital yang buruk. Mencari pekerjaan di era digital ini tentu menjadi hal yang rawan bila kita memiliki konflik dengan orang lain atau mendapatkan komentar buruk di sosial media. Sebab, ini berkaitan dengan kesan tertentu yang melekat pada diri.

“Beberapa perusahaan terkadang mengecek media sosial. Oleh karena itu, perlu memastikan media sosial yang pelamar miliki aman, pastikan tak ada hal buruk yang terpampang mengenai diri pelamar,” tegasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.