Kompas.com - 08/08/2022, 14:42 WIB

KOMPAS.com - Dua guru besar Universitas Indonesia (UI), yakni Prof. Bambang Wibawarta dan Prof. Hikmahanto Juwana menerima Penghargaan Menteri Luar Negeri Jepang Tahun 2022 (Reiwa 4), Kamis (4/8/2022).

Dalam siaran pers Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, penghargaan ini bertujuan untuk menyampaikan apresiasi Pemerintah Jepang atas jasa-jasa dari individu maupun organisasi yang telah berkontribusi istimewa terhadap peningkatan hubungan persahabatan antarnegara.

Prof. Bambang dinilai telah berkontribusi dalam meningkatkan penelitian Jepang di Indonesia.

Selama masa jabatannya sebagai Ketua PSJ UI, Prof. Bambang dinilai berhasil memperkuat fungsi perpustakaan melalui penambahan koleksi buku dan penerapan sistem pencarian koleksi buku secara daring, juga perangkat audiovisual.

Baca juga: Hanya 20 dari 4.500 Kampus Indonesia Masuk Ranking Dunia, Ini Kata Kemendikbud

Sebelumnya, Prof. Bambang telah menerima berbagai penghargaan lain, yaitu Japan Society for the Promotion of Science (2004-2006), Sumitomo Foundation, Research Projects award (2007-2008), Sumitomo Foundation, Research Projects award (2007-2008), The Toshiba Foundation (2006) dan penghargaan lainnya.

Guru besar dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) sekaligus salah seorang peneliti terkemuka pada bidang kebudayaan Jepang di Indonesia itu pernah menjabat sebagai Dekan FIB UI (2008-2014), Ketua Pusat Studi Jepang (PSJ) UI pada 2006-2008, Pejabat Rektor merangkap Wakil Rektor (2014), dan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan (2014-2019).

“Penghargaan ini tidak hanya untuk pribadi tetapi juga untuk Universitas Indonesia, tempat di mana saya bekerja dan mengabdi. Penghargaan ini merupakan apresiasi terhadap kontribusi dalam peningkatan hubungan Indonesia-Jepang. Tahun depan, hubungan antara Indonesia-Jepang memasuki usia 65 tahun," ujar Prof. Bambang.

Baca juga: Biaya Kuliah Kedokteran di 5 Kampus Swasta Terbaik Indonesia 2022

Sementara itu, Prof. Hikmahanto yang merupakan Dosen Fakultas Hukum UI juga menerima Penghargaan Menteri Luar Negeri Jepang Tahun 2022 karena dianggap telah membantu Kedutaan Besar Jepang dalam studi kebijakan luar negeri tentang isu-isu regional.

“Saya sangat mengapresiasi penghargaan dari Menteri Luar Negeri Jepang ini, karena sebenarnya saya menyuarakan kepentingan Indonesia, yaitu Indo-Pasifik harus dijaga terkait dengan pelayaran internasional. Saya berharap, kita di Indo-Pasifik menjadi lebih aman. Selain itu, sebagai alumni UI, saya juga sebagai alumni Keio University, Jepang, penghargaan ini merupakan penghargaan yang luar biasa,” ujar Prof. Hikmahanto.

Selain mengajar di UI, Prof. Hikmahanto juga merupakan seorang tokoh hukum internasional Indonesia yang memberikan berperan penting dalam mempromosikan kepada masyarakat Indonesia melalui lokakarya kemaritiman mengenai gagasan “Indo-Pasifik yang Bebas dan Terbuka (Free and Open Indo-Pacific).

Saat ini, ia menjabat sebagai Rektor Universitas Jenderal Ahmad Yani, Cimahi, Jawa Barat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.