Kompas.com - 21/08/2022, 11:04 WIB

KOMPAS.com - Peluang mahasiswa untuk merasakan kuliah di kampus luar negeri hingga berkarier di kancah global kian terbuka lebar.

Semakin banyaknya program beasiswa yang berasal dari perguruan tinggi, pemerintah hingga organisasi tertentu turut melebarkan kesempatan calon mahasiswa maupun mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi di luar negeri.

Inilah yang diupayakan oleh Dhia Alifia Izdihar Hasna. Meski saat ini dirinya sudah menjadi mahasiswa jurusan Administrasi Publik Universitas Airlangga (Unair) angkatan 2020, namun ia kini berhasil mengikuti program student exchange ke Nanyang Technological University (NTU), Singapura dan Mahidol University, Thailand.

Baca juga: Beasiswa Juara 2022 Kemendikbud-Lotte, Beri Biaya Kuliah hingga Rp 200 Juta

Kuliah di luar negeri, metode belajar lebih banyak berdiskusi

Hasna mengikuti Summer Programme yang berlangsung selama satu bulan yang terdiri dari dua minggu di Singapura dan dua minggu di Thailand.

Hasna mengatakan, program ini memiliki banyak benefit meskipun hanya berlangsung sebentar.

Selain bisa belajar kebudayaan negara lain, ucapnya, ia juga bisa mempelajari mata kuliah lintas jurusan karena jurusan yang ia ambil berbeda dengan jurusannya di Unair.

“Di NTU saya masuk ke departemen School of Social Science, sedangkan di Mahidol University saya masuk ke International Business. Mata kuliahnya sendiri ada Intercultural Intelligence, Entrepreneurship, Thailand Business, dan lain-lain,” jelas Hasna, dilansir dari laman Universitas Airlangga.

Selain belajar di kelas, Hasna bercerita mahasiswa student exchange juga ikut dalam company visit dan membuat final project berupa business plan berkelompok.

Baca juga: BCA Buka Beasiswa 2023 Lulusan SMA-SMK, Kuliah Gratis hingga Asrama

Hasna berujar sistem pembelajaran yang lebih mengutamakan diskusi membuatnya sempat kesulitan.

“Meja kita round table gitu kan, jadi memang didesain khusus untuk saling berdiskusi. Bahkan dosennya sampai keliling buat mengecek setiap meja. Seru sih, tapi menurut saya cukup sulit apalagi mata kuliahnya berbeda dengan jurusan saya,” paparnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.