KOMPAS.com - Hampir di tiap daerah di Indonesia punya kesenian dan kebudayaan yang berbeda-beda.
Mulai dari bahasa daerah, baju tradisional, alat musik hingga acara budaya yang rutin dilakukan dan masih banyak kekhasan lain yang dimiliki masing-masing daerah.
Salah satu kesenian yang dimiliki beberapa daerah adalah berupa kesenian teater tradisional. Setidaknya ada tujuh kesenian teater tradisional asli Indonesia yang perlu diketahui anak muda Indonesia termasuk kalangan pelajar.
Dengan mengetahui kebudayaan asli Indonesia, generasi muda turut melestarikan kebudayaan Indonesia agar tidak punah di kemudian hari.
Baca juga: Beasiswa Pelaku Budaya untuk Siapa? Bisa Kuliah Gratis S1-S3
Dilansir dari akun Instagram Direktorat SMP Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Rabu (8/11/2023) membagikan tujuh kesenian teater tradisional asli Indonesia. Apa saja kesenian teater tradisional itu? Ini informasinya.
1. Dulmuluk
Dulmuluk adalah kesenian teater tradisional yang berasal dari Kota Palembang, Sumatera Selatan.
2. Mak Yong
Kesenian teater trasional berikutnya adalah Mak Yong. Mak Yong adalah seni pertunjukan trasional yang berasal dari Kepulauan Riau. Pertunjukan ini melibatkan tarian, nyanyian dan lawakan untuk membentuk alur cerita.
3. Mamanda
Mamanda adalah teater tradisional yang berkembang di Kalimantan Selatan, terutama di Banjarmasin.
Pementasannya menggunakan Bahasa Banjar dan selalu mengisahkan rivalitas kebaikan dan keburukan yang dikemas dalam suasana kerajaan (istana sentris). Mamanda merupakan perpaduan antara seni tari, seni musik (tetabuhan), lagu (nyanyian), dan seni peran.
Baca juga: Punya Bakat Seni? Intip SMA dan Kampus yang Punya Jurusan Kesenian
Kesenian teater tradisional yang satu ini termasuk yang cukup familiar di telinga masyarakat Indonesia.
Ludruk adalah bentuk drama tradisional yang mengangkat kisah kehidupan masyarakat sehari-hari. Ludruk merupakan pertunjukan seni tradisional dari Jawa Timur.