Minggu, 7 Februari 2016

Edukasi

All News

Pilih Tanggal
  • BRANDZVIEW
    Jika tertarik menekuni bisnis e-commerce tapi belum merasa cakap, ada baiknya Anda menahan diri. Lebih baik siapkan bekal ilmu. Misalnya, menempuh pendidikan S-2 untuk menunjang rencana Anda itu. Kenapa begitu?
  • BRANDZVIEW
    Jabatan selevel manajer ke atas tentu memiliki tanggung jawab yang jauh lebih besar. Perusahaan mau tak mau jadi lebih selektif menentukan kualifikasi kandidatnya, termasuk latar belakang pendidikan.
  • BRANDZVIEW
    Dunia kini semakin digital sehingga arus informasi tak lagi berbatas jarak dan waktu. Penggunaan teknologi dan informasi pun bukan lagi opsi, melainkan wajib hukumnya.
  • Sony Sugema dikenal sebagai pendiri Sony Sugema College (SSC).
  • Universitas Indonesia terpilih sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia dan memenuhi empat kriteria yang dinilai oleh Webometrics Ranking of World Universities 2016.
  • Dua puluh anggota Mapala UI yang tergabung dalam Ekspedisi Ae Dikit 2016 bersiap mengarungi sungai perawan Ae Dikit yang membelah Jambi dan Bengkulu sepanjang 40 kilometer.
  • BRANDZVIEW
    Dalam benak Ahmad Tohani, bukan tak terbersit keinginan melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Namun, kondisi ekonomi keluarga membuat ia urung menyampaikan niat itu kepada ayah dan ibunya. Siapa nyana, sekolah masih jadi rezeki Tohani.
  • Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan meminta sekolah tak memaksakan diri beli komputer hanya untuk mengejar UN online.
  • SMA Labschool Jakarta menjadi satu-satunya wakil Indonesia dalam Harvard Model United Nations (HMUN), simulasi sidang PBB yang dihelat Harvard University, Amerika Serikat.
  • "Karena itu salah satu yang digagas Presiden selama ini adalah membereskan ketimpangan yang ada," kata dia.
  • BRANDZVIEW
    Bayangkan, setiap tahun ada 7 juta siswa mengikuti ujian nasional, yang masing-masing memakai minimal sepuluh lembar kertas. Bila satu pohon pinus menghasilkan 16 rim kertas, berapa banyak pohon itu perlu ditebang?
  • Salah satu upaya mendukung pencapaian sanitasi layak saat ini adalah pendekatan sosialisasi melalui komunitas keagamaan, terutama Islam sebagai agama mayoritas di Indonesia.