Dari 1000 Pelamar, yang Diterima Beasiswa StuNed Cuma 80! - Kompas.com

Dari 1000 Pelamar, yang Diterima Beasiswa StuNed Cuma 80!

Kompas.com - 19/06/2017, 04:15 WIB
Dok Nuffic Neso Indonesia Para pelajar Indonesia penerima beasiswa Studeren in Nederland (StuNed) di Belanda menggagas forum diskusi In the Footstep of Hatta: How to Build Global Competitiveness. Diskusi digelar pada acara tahunan StuNed Day di KBRI Den Haag, Belanda, Sabtu (19/3/2016).
KOMPAS.com - Netherland Education Support Office (Neso) telah mengumumkan para penerima beasiswa StuNed (Studeren in Nederland) 2017. Sebanyak 80 orang pelamar lolos seleksi beasiswa tersebut.
 
Tahun ini total penerima beasiswa program master StuNed berjumlah 61 orang, sedangkan 19 orang lainnya menerima program short course.
 
Menurut Koordinator Beasiswa StuNed, Indy Hardono, secara keseluruhan total awardee StuNed dari tahun-tahun sebelumnya sudah berjumlah lebih dari 4.000 orang. Peserta tahun ini dinilai paling kompetitif dibandingkan tahun sebelumnya.
 
"Jumlah pendaftarnya ada 1000 orang," ujar Indy, Sabtu (17/6/2017), di acara Welcoming Session StuNed.
 
"Dari jumlah itu, yang terpilih 80. Jadi yang terpilh benar-benar yang terbaik, dari sisi akademik, GPA, dan Bahasa Inggris," kata Indy kepada Kompas.com.
 
Tahun depan, Indy memperkirakan total penerima beasiswa program master masih sama, yaitu 60-70 orang.
 
Salah seorang penerima beasiswa, Reda Desyani, mengakui bahwa StuNed angkatan 2017 ini sangat kompetitif.
 
"Rata-rata GPA-nya pada gede-gede," kata mahasiswa yang diterima di jurusan Hydrolic Engineering, Delft University of Technology.
 
Reda dan para calon mahasiswa itu akan berangkat ke Belanda pada Agustus mendatang. Sebelum itu, Neso akan mempersiapkan mereka melalui program akulturasi yang memperkenalkan tentang kurikulum belajar serta kehidupan di Belanda.

Seperti diketahui, StuNed merupakan program beasiswa sebagai bagian dari kebijakan kerjasama pembangunan Pemerintah Belanda dan Indonesia.

Kerangka kerjasama bilateral ini tercantum dalam Multi-Annual Policy Framework 2014 – 2017 yang terdiri dari enam bidang prioritas, yaitu Perdagangan International, Keuangan dan Ekonomi (International Trade, Finance and Economics), Transportasi, (Agro)logistik dan Infrastruktur (Transport, (Agro)logistics and Infrastructure), Keamanan dan Penegakan Hukum (Security and Rule of Law), Air (Water), Agro-pangan dan Hortikultura (Agro-food and Horticulture), dan Manajemen Kesehatan (Health Management).


EditorLatief
Komentar

Terkini Lainnya

Kisah Pilu TKW di Turki, Ditumpuk Seperti Kucing dan Disiksa hingga Tulang Iganya Patah

Kisah Pilu TKW di Turki, Ditumpuk Seperti Kucing dan Disiksa hingga Tulang Iganya Patah

Regional
Jual Diri ke Kaum Gay, Pria Ini Ditelanjangi lalu Dibuang di Jalan

Jual Diri ke Kaum Gay, Pria Ini Ditelanjangi lalu Dibuang di Jalan

Megapolitan
Menko Polhukam Gelar Rapat Soal Bantuan Indonesia untuk Negara Pasifik Selatan

Menko Polhukam Gelar Rapat Soal Bantuan Indonesia untuk Negara Pasifik Selatan

Nasional
Mediasi dengan KPU Belum Berhasil, PBB Siap Lawan di Sidang Adjudikasi

Mediasi dengan KPU Belum Berhasil, PBB Siap Lawan di Sidang Adjudikasi

Nasional
Kakek 61 Tahun Dilaporkan ke Polisi karena Cabuli 4 Bocah

Kakek 61 Tahun Dilaporkan ke Polisi karena Cabuli 4 Bocah

Regional
Menurut PKB, Ini Modal Jokowi untuk Naikkan Elektabilitas

Menurut PKB, Ini Modal Jokowi untuk Naikkan Elektabilitas

Nasional
M Taufik: Jadi Gubernur Pasti Banyak yang Laporin, Apalagi Banyak Belum Move On

M Taufik: Jadi Gubernur Pasti Banyak yang Laporin, Apalagi Banyak Belum Move On

Megapolitan
Maklumat Kapolda Kalbar: Pelaku Pembakaran Lahan Didenda Rp 10 Miliar

Maklumat Kapolda Kalbar: Pelaku Pembakaran Lahan Didenda Rp 10 Miliar

Regional
Terlibat Perselingkuhan, Wakil PM Australia Mengundurkan Diri

Terlibat Perselingkuhan, Wakil PM Australia Mengundurkan Diri

Internasional
Simpatisan Partai Republikan Dukung Penyebaran Senjata Api di AS

Simpatisan Partai Republikan Dukung Penyebaran Senjata Api di AS

Internasional
Perjalanan Daging Anjing di Medan, dari Pasar sampai Piring Makan (3)

Perjalanan Daging Anjing di Medan, dari Pasar sampai Piring Makan (3)

Regional
Hendak Menanduk Pemilik Mobil, Kambing Malah Tersangkut di Kemudi

Hendak Menanduk Pemilik Mobil, Kambing Malah Tersangkut di Kemudi

Internasional
Polisi Akan Panggil Elvy Sukaesih Terkait Kasus Narkoba Dhawiya

Polisi Akan Panggil Elvy Sukaesih Terkait Kasus Narkoba Dhawiya

Megapolitan
ITB dan MIT Bekerja Sama dalam Penelitian Baterai Mobil Listrik Nasional

ITB dan MIT Bekerja Sama dalam Penelitian Baterai Mobil Listrik Nasional

Regional
Kabareskrim: Indonesia Darurat Akal Sehat

Kabareskrim: Indonesia Darurat Akal Sehat

Nasional
Close Ads X