Buku Jadi Sarana Pendidikan Karakter Siswa - Kompas.com

Buku Jadi Sarana Pendidikan Karakter Siswa

Kompas.com - 23/11/2017, 18:32 WIB
Potret Perpustakaan SDN 47 Manado (24/7) memanfaatkan ruang serbaguna untuk menyimpan koleksi buku bacaan bagi para siswa. Namun seiring perkembangan waktu, sebagian besar buku disimpan di pojok bacaan kelas agar tidak terancam dengan genangan air banjir.- Potret Perpustakaan SDN 47 Manado (24/7) memanfaatkan ruang serbaguna untuk menyimpan koleksi buku bacaan bagi para siswa. Namun seiring perkembangan waktu, sebagian besar buku disimpan di pojok bacaan kelas agar tidak terancam dengan genangan air banjir.

KOMPAS.com - Pendidikan karakter dan budaya bangsa menjadi agenda prioritas peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Dengan demikian, diperlukan program nyata pada satuan pendidikan yang dapat menginternalisasikan nilai-nilai karakter budaya bangsa ke dalam pendidikan di sekolah.

Adapun tujuan pendidikan karakter di antaranya adalah mengembangkan potensi afeksi peserta didik sebagai manusia, sekaligus warga negara yang memiliki nilai-nilai budaya dan karakter bangsa.

 

Oleh karena itu, dalam upaya pembangunan karakter bangsa diperlukan upaya sungguh-sungguh untuk membangun karakter individu (warga negara). Nilai-nilai yang perlu diinternalisasi pada generasi muda antara lain integritas, mandiri, gotong royong, religius, dan nasionalis.

Baca: Guru Jadi Teladan dalam Membangun Pendidikan Karakter

Salah satu upaya internalisasi yang dilakukan Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah menyelenggarakan Lomba Penulisan Naskah Buku untuk Guru Pendidikan Menengah.

Hasil dari lomba itu adalah buku-buku yang bermuatan karakter, yang dapat dijadikan sebagai bahan bacaan bagi para siswa dan guru sekolah menengah.

"Di satu sisi lomba ini adalah ajang peningkatan potensi guru dalam dunia tulis-menulis. Di sisi lain, naskah-naskah hasil lomba ini nantinya dapat diterbitkan sebagai buku bacaan bermuatan nilai-nilai karakter untuk siswa dan guru di sekolah menengah," kata Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Menengah Anas M. Adam, Kamis (23/11/2017).

Baca: Guru Berperan Vital dalam Pendidikan Karakter Siswa

Menurut dia, sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, sudah sewajarnya jika seluruh elemen bangsa menanamkan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab peserta didik sebagai generasi penerus.

Selain itu, lingkungan pendidikan harus mengembangkan kemampuan peserta didik menjadi manusia yang mandiri, kreatif, dan berwawasan kebangsaan.

Ia menegaskan lingkungan kehidupan sekolah sebagai lingkungan belajar yang aman, jujur, penuh kreativitas dan persahabatan, serta dengan rasa kebangsaan yang tinggi dan penuh kekuatan (dignity) merupakan tujuan utama dari bangsa ini

Brigadir Kepala (Bripka) Burhan Bhanin (38), saat mengajar di SD Pararel Natarakade, Desa Karekanduku,  Kecamatan Tanari, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT)Dokumen Rudy Brigadir Kepala (Bripka) Burhan Bhanin (38), saat mengajar di SD Pararel Natarakade, Desa Karekanduku, Kecamatan Tanari, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT)

"Oleh karena itu, Saya menyambut baik program Lomba Penulisan Naskah Buku untuk Guru Pendidikan Menengah yang bertema Melalui Lomba Penulisan Naskah Buku Kita Menghayati Nilai-Nilai Pendidikan Karakter untuk Membentuk Pribadi Manusia Indonesia yang Cerdas, Berbudaya, Mandiri, dan Kompetetif," ujarnya.

Ia berharap, Lomba Penulisan Naskah Buku untuk Guru Pendidikan Menengah ini benar-benar dapat menggali, mengembangkan, dan mendayagunakan potensi menulis di kalangan guru pendidikan menengah, serta dapat memajukan pendidikan nasional dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorKurniasih Budi
Komentar

Terkini Lainnya

Pasca-Rakernas, PDI-P Agendakan Pertemuan dengan Partai Demokrat

Pasca-Rakernas, PDI-P Agendakan Pertemuan dengan Partai Demokrat

Nasional
Dilarang Melintas di Tol Jakarta-Cikampek, Truk DIkhawatirkan Lintasi Jalan Kalimalang

Dilarang Melintas di Tol Jakarta-Cikampek, Truk DIkhawatirkan Lintasi Jalan Kalimalang

Megapolitan
Jadi Wilayah Terluar, Kepulauan Riau Rawan terhadap Radikalisme dan Terorisme

Jadi Wilayah Terluar, Kepulauan Riau Rawan terhadap Radikalisme dan Terorisme

Regional
Dukung Anies Izinkan Becak, Wakil Ketua DPRD DKI Ini Punya 5 Becak

Dukung Anies Izinkan Becak, Wakil Ketua DPRD DKI Ini Punya 5 Becak

Megapolitan
Kisah Pilu TKW di Turki, Ditumpuk Seperti Kucing dan Disiksa hingga Tulang Iganya Patah

Kisah Pilu TKW di Turki, Ditumpuk Seperti Kucing dan Disiksa hingga Tulang Iganya Patah

Regional
Jual Diri ke Kaum Gay, Pria Ini Ditelanjangi lalu Dibuang di Jalan

Jual Diri ke Kaum Gay, Pria Ini Ditelanjangi lalu Dibuang di Jalan

Megapolitan
Menko Polhukam Gelar Rapat Soal Bantuan Indonesia untuk Negara Pasifik Selatan

Menko Polhukam Gelar Rapat Soal Bantuan Indonesia untuk Negara Pasifik Selatan

Nasional
Mediasi dengan KPU Belum Berhasil, PBB Siap Lawan di Sidang Adjudikasi

Mediasi dengan KPU Belum Berhasil, PBB Siap Lawan di Sidang Adjudikasi

Nasional
Kakek 61 Tahun Dilaporkan ke Polisi karena Cabuli 4 Bocah

Kakek 61 Tahun Dilaporkan ke Polisi karena Cabuli 4 Bocah

Regional
Menurut PKB, Ini Modal Jokowi untuk Naikkan Elektabilitas

Menurut PKB, Ini Modal Jokowi untuk Naikkan Elektabilitas

Nasional
M Taufik: Jadi Gubernur Pasti Banyak yang Laporin, Apalagi Banyak Belum Move On

M Taufik: Jadi Gubernur Pasti Banyak yang Laporin, Apalagi Banyak Belum Move On

Megapolitan
Maklumat Kapolda Kalbar: Pelaku Pembakaran Lahan Didenda Rp 10 Miliar

Maklumat Kapolda Kalbar: Pelaku Pembakaran Lahan Didenda Rp 10 Miliar

Regional
Terlibat Perselingkuhan, Wakil PM Australia Mengundurkan Diri

Terlibat Perselingkuhan, Wakil PM Australia Mengundurkan Diri

Internasional
Simpatisan Partai Republikan Dukung Penyebaran Senjata Api di AS

Simpatisan Partai Republikan Dukung Penyebaran Senjata Api di AS

Internasional
Perjalanan Daging Anjing di Medan, dari Pasar sampai Piring Makan (3)

Perjalanan Daging Anjing di Medan, dari Pasar sampai Piring Makan (3)

Regional
Close Ads X