Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Binus Perkuat Program 3+1 di Taiwan

George Hadipoespito, Vice President-Higher Education System Binus University, mengatakan bahwa upaya mempererat kerjasama dengan industri semakin penting mengingat banyak hal bisa digali oleh dunia pendidikan tinggi. Di sisi lain sistem pendidikan dan kebutuhan bisnis atau industri masih belum klop, sementara pada 2030 nanti ekonomi Indonesia diprediksi masuk di posisi 7 terbesar di dunia.

"Kami masih memperkuat program 3+1, yaitu kuliah 3 tahun dan 1 tahun internship. Sejauh ini magang satu tahun itu paling panjang, di perguruan tinggi negeri saja paling hanya beberapa bulan durasi magangnya," ujar George di Hotel Fullerton East, Taipe, Rabu (4/7/2018).

Program 3+1 merupakan program yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa semester 6 jurusan apapun untuk merasakan pengalaman kerja di dunia nyata (industri) selama 1 tahun. Selama setahun sisa masa kuliahnya itu mahasiswa akan belajar di luar lingkungan kampus dan menimba ilmu dari perusahaan-perusahaan multinasional atau global.

Tujuan program ini supaya mahasiswa bisa terjun lebih awal ke dunia kerja. Dengan cara itulah, mahasiswa punya keunggulan tersendiri dibandingkan mahasiswa lain.

"Untuk memonitornya, kami dapat laporan berkala dari atasan si anak magang di industri. Kami tekankan ke industri kalau proyek untuk anak magang itu betulan proyek, bukan meminta si anak magang cuma disuruh foto kopi atau bikin kopi di kantor. Khusus mahasiswa yang magang di perusahaan IT bahkan kami tekankan harus setahun atau lakukan long project di satu perusahaan," kata George.

Untuk memperkuat program dan memperkuat animo industri untuk terlibat, BIPP sendiri sudah dijalankan hingga memasuki tahun kelima pada 2018 ini. George bilang per tahun ada 6.000 mahasiswa yang mengikuti program 3+1 ini dan dia optimistis bisa terus terlaksana mengingat tahun ini peringkat Binus terus naik.

Binus tercatat menduduki peringkat perguruan tinggi nomor 9 di Indonesia dan satu-satunya kampus swasta yang masuk 10 besar. Di kawasan Asia bahkan peringkat Binus masuk di posisi 46.

'Ke depan namanya akan diubah menjadi BULC atau Binus University Learning Community chapter industri. Total sampai sekarang ini sudah lebih 90 perusahaan ikut program ini," ujarnya.

https://edukasi.kompas.com/read/2018/07/04/11411001/binus-perkuat-program-31-di-taiwan

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com