Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Jurusan Unggulan di 5 Universitas Terbaik Inggris 2018

KOMPAS.com - Jika ingin belajar di Inggris, Skotlandia, Wales atau Irlandia Utara, universitas mana yang harus dipertimbangkan?

The Times Higher Education (THE) telah merilis pemeringkatan universitas dunia (World University Rankings/WUR) untuk tahun 2019 dengan melibatkan lebih dari 1.250 perguruan tinggi.

THE menggunakan 5 indikator penting dalam menentukan pemeringkatan ini yakni meliputi: pengajaran (30%), riset (30%), kutipan penelitian (30%), rasio dosen/mahasiswa/kelas internasional (7,5%) dan dampak ke dunia industri/bisnis (2,5%).

Universitas Inggris berhasil memasukan 98 universitas dan perguruan tinggi dalam peringkat WUR 2019.

Dan inilah 5 universitas terbaik di Inggris untuk tahun 2019 versi THE:

5. London School of Economics and Political Science

Dari semua universitas di Inggris, London School of Economics dan Political Science (LSE) memiliki persentase siswa internasional tertinggi yaitu 70 persen.

Universitas memiliki kekuatan khusus untuk jurusan kuliah hukum, ekonomi, sejarah, filsafat dan politik. Saat ini, 26 persen dari semua hadiah Nobel untuk ekonomi diberikan kepada alumni LSE. 

Setiap tahun universitas ini menerima 17.000 aplikasi sarjana di 1.500 tempat. Seperti universitas top lainnya di Inggris, LSE umumnya membutuhkan standar masuk nilai A atau lebih tinggi.

Banyak program pascasarjana, seperti di bidang ekonomi, manajemen dan hukum, memiliki tingkat penerimaan kurang dari 7 persen.

Tokoh budaya, politik dan akademik yang menonjol, termasuk Nelson Mandela dan George Soros, selalu memberikan kuliah umum di LSE sebagai bagian dari rangkaian kuliah bergengsi universitas.

4. University College London

University College London (UCL) adalah universitas pertama di Inggris yang menerima siswa dari berbagai kelas, ras atau agama, dan yang pertama menerima wanita dengan persyaratan setara dengan pria. 

UCL adalah salah satu universitas Inggris yang paling selektif dan dianggap menghasilkan lulusan paling mudah memperoleh pekerjaan.

Untuk masuk program sarjana, kandidat harus memiliki nilai A pada semua mata pelajaran. Tingkat paling kompetitif adalah untuk jurusan filsafat, politik dan ekonomi yang hanya menerima 30 pelamar untuk setiap jurusan.

Hampir setengah dari semua siswa UCL berasal dari luar Inggris. Siswa Asia jauh lebih banyak dari Eropa di kampus ini. Alumni UCL terkenal diantaranta, Mahatma Gandhi, Alexander Graham Bell, dan Chris Martin. 

3. Imperial College London

Imperial College London secara konsisten selalu masuk dalam universitas terbaik dunia untuk jurusan sains, teknologi, teknik, kedokteran, dan bisnis.

Berdiri tahun 1907 dari ICL merupakan penggabungan 3 perguruan tinggi di London dan sekarang memiliki 15.200 mahasiswa dan 8.000 staf.

ICL dikenal banyak menghasilkan penasihat pemerintah dan pembuat kebijakan yang berpengaruh. Namun banyak pula lulusan melanjutkan berhasil dalam inovasi industri dan bisnis dan banyak dicari perusahaan blue-chip (teknologi) dan start-up.

2.  Cambridge University

Cambridge merupakan salah satu universitas tertua dan paling bergengsi di dunia. Universitas ini memiliki lebih dari 18.000 mahasiswa dan 9.000 staf. Terdapat 31 perguruan tinggi, beberapa di antaranya berasal dari abad ke-13, dan lebih dari 100 departemen akademik.

Cambridge sangat terkenal karena keunggulan dalam jurusan matematika dan telah menghasilkan beberapa ilmuwan terkenal. Secara total, 116 Nobel Laureates berasal dari universitas ini termasuk 11 Fields Medals Nobel untuk matematika.

Masuk universitas sangat kompetitif dengan tingkat penerimaan kurang dari 25 persen dan lebih dari separuh kandidat yang ditolak karena kurang dari nilai A untuk semua ujian akhir sekolah.

Beban kuliah lebih berat namun persyaratannya lebih singkat daripada di banyak universitas lain di Inggris.

1. University of Oxford 

Salah satu universitas tertua dan paling bergengsi di dunia dengan standar masuk tinggi dan penerimaan kompetitif. 

Seperti yang umum di Inggris, universitas ini juga menawarkan program yang menggabungkan dua jurusan bersamaan (double degree) di tingkat sarjana. Secara total, ada 250 kombinasi gelar sarjana. Kombinasi filsafat, politik, dan ekonomi adalah program gelar yang sangat bergengsi yang ditawarkan.

Program sarjana diajarkan hampir secara eksklusif oleh tutor di perguruan tinggi. 

Lebih dari 30 pemimpin dunia, 27 perdana menteri Inggris, 29 pemenang Nobel dan 160 peraih medali Olimpiade dididik di Oxford. Stephen Hawking, Hugh Grant, dan Indira Gandhi adalah diantara para alumni paling terkenal.

Dipastikan, dalam waktu 6 bulan setelah lulus dari universitas, 95 persen mahasiswa Oxford memperoleh pekerjaan atau memperoleh universitas lanjutan.

https://edukasi.kompas.com/read/2018/10/12/12274241/jurusan-unggulan-di-5-universitas-terbaik-inggris-2018

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com