Salin Artikel

5 Program Studi Favorit Tahun Ini Bidang Saintek

JAKARTA, KOMPAS.com – Banyak lulusan SMA, SMK, atau sederajat gagal dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN 2019) kemudian coba mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019.

Pendaftaran SBMPTN akan dibuka pada 10-24 Juni 2019. Calon mahasiswa harus mempunyai strategi dengan mengetahui program studi (prodi) di kampus mana yang menjadi favorit banyak orang dan mana yang tidak.

Dengan begitu, "para pejuang" SBPMTN ini akan memiliki peluang lebih besar diterima di prodi pilihan.

Berikut ini 5 prodi paling banyak diminati calon mahasiswa, terutama di kelompok Sains dan Teknologi (Saintek) berdasarkan hasil SNMPTN 2019:

1. Teknik informatika

Perkembangan teknologi dalam dunia digital membuat pengetahuan teknik informatika semakin dibutuhkan untuk penelitian dan menghasilkan penemuan terbaru.

Prodi ini mempelajari ilmu komputer dan penerapannya mulai dari desain, aplikasi sistem operasi komputer, uji coba, evaluasi, hingga pengembangannya, baik untuk peranti lunak maupun keras.

Orang yang berkecimpung dalam bidang ini dituntut kreatif dan mampu merealisasikan idenya melalui pemrograman dalam suatu sistem operasi komputer sehingga bisa bekerja dengan baik dan bermanfaat.

Lulusan dari prodi ini antara lain bisa bekerja sebagai konsultan teknologi informasi (TI), programmer, software engineer, system analyst, atau membuka usaha sendiri dengan produk berbasis teknologi.

Menurut data Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Prodi Teknik Informatika Universitas Padjadjaran menjadi prodi paling ketat untuk kelompok Saintek pada SNMPTN 2019.

2. Farmasi

Farmasi merupakan ilmu yang mempelajari identifikasi dan analisis obat-obatan, mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing obat, kemudian cara memformulasi, meramu, dan menggunakannya secara aman.

Dasar dari bidang ini adalah ilmu kimia yang banyak digunakan dalam praktiknya kemudian diikuti ilmu biologi dan fisika.

Mahasiswa lulus dari prodi ini bisa bekerja di industri farmasi, misalnya sebagai apoteker, analisis, dan peneliti farmasi.

Pada SNMPTN 2019, Prodi Farmasi Universitas Jenderal Soedirman menjadi paling ketat dengan persentase peserta diterima yaitu 1,77 persen.

3. Kedokteran

Setiap tahun, prodi ini selalu menjadi salah satu prodi dengan banyak peminat. Mahasiswa prodi ini akan belajar tentang menjaga kesehatan dan antisipasinya, serta pengobatan berbagai penyakit dan hal-hal berkaitan dengan ilmu kedokteran.

Orang berminat dalam prodi ini harus mengetahui tentang anatomi tubuh manusia serta fungsi dari masing-masing bagian tubuh. Mereka juga akan belajar cara memeriksa pasien dan menganalisis hasil pemeriksaan.

Peluang kerja dalam bidang ini tentunya sebagai dokter di rumah dan di lembaga kesehatan, baik di bawah naungan pemerintah maupun swasta.

Jika dilihat dari SNMPTN 2019, Pendidikan Kedokteran Gigi Universitas Jenderal Soedirman menempati posisi teratas yang paling ketat persaingannya dengan 1,80 persen peserta diterima.

4. Psikologi

Prodi ini cukup dikenal di Indonesia karena kebanyakan orang beranggapan akan bisa mempelajari dan memahami tentang kepribadian dan perilaku manusia dan kepribadian manusia.

Secara khusus, prodi psikologi menelaah manusia, mulai dari mental, pikiran, hingga tingkah laku.

Di beberapa kampus, prodi psikologi masuk kelompok Soshum, tetapi ada juga kampus yang mengategorikan dalam Saintek.

Biasanya lulusan dari prodi ini akan bekerja di divisi sumber daya manusia (human resource development) di suatu perusahaan atau lembaga, psikolog, konselor, dan bagian asesmen untuk melakukan tes psikologi.

Pada SNMPTN 2019, Psikologi Universitas Padjajaran menjadi prodi paling ketat persaingan dengan hasil 1,83 persen peserta diterima.

5. Ilmu gizi

Mahasiswa dalam prodi ini akan mempelajari faktor berkaitan dengan asupan gizi di lingkungan masyarakat.

Lebih detail, mereka akan belajar antara lain mengenai hubungan antara gizi dengan kesehatan, pertanian, serta ekonomi dan sosial budaya.

Belakangan ini peran lulusan ilmu gizi semakin dibutuhkan dengan semakin banyak program perbaikan gizi dari pemerintah kepada masyarakat sampai di seluruh wilayah Indonesia.

Para lulusan prodi ini memiliki peluang kerja menjadi konsultan gizi di klinik, puskesmas, atau rumah sakit. Mereka juga bisa berkarier di perusahaan industri pangan, misalnya di perusahaan katering makanan diet atau pengolahan makanan kaleng.

Prodi Ilmu Gizi Universitas Jenderal Soedirman menjadi yang paling ketat persaingannya dalam SNMPTN 2019 yaitu 1,86 persen peserta diterima.

https://edukasi.kompas.com/read/2019/06/04/07000021/5-program-studi-favorit-tahun-ini-bidang-saintek

Terkini Lainnya

Dosen IPB Sebut 7 Makanan Manusia yang Tidak Bisa Dimakan Kucing

Dosen IPB Sebut 7 Makanan Manusia yang Tidak Bisa Dimakan Kucing

Edu
Libur Sekolah Total 24 Hari Selama Puasa dan Idul Fitri 2025

Libur Sekolah Total 24 Hari Selama Puasa dan Idul Fitri 2025

Edu
Cek Biaya Uang Pangkal Kedoktean Unsoed Jalur Mandiri 2025

Cek Biaya Uang Pangkal Kedoktean Unsoed Jalur Mandiri 2025

Edu
Beasiswa S1 Gratis ke Singapura, Dapat Tunjangan Hidup dan Asrama

Beasiswa S1 Gratis ke Singapura, Dapat Tunjangan Hidup dan Asrama

Edu
Minat Siswa Belajar Sains Menurun, Wakil Dekan FMIPA UGM Ungkap Penyebabnya

Minat Siswa Belajar Sains Menurun, Wakil Dekan FMIPA UGM Ungkap Penyebabnya

Edu
Beasiswa JIS untuk Siswa Kelas 8-10, Gratis Biaya Sekolah Sampai Lulus

Beasiswa JIS untuk Siswa Kelas 8-10, Gratis Biaya Sekolah Sampai Lulus

Edu
Ramai Tagar KaburAjaDulu, Cek 10 Beasiswa S1-S3 Gratis ke Luar Negeri Tak Wajib Pulang ke Indonesia

Ramai Tagar KaburAjaDulu, Cek 10 Beasiswa S1-S3 Gratis ke Luar Negeri Tak Wajib Pulang ke Indonesia

Edu
Menteri Mu’ti: ASN Harus Kerja Lebih Cerdas dan Inovatif di Tengah Efisiensi Anggaran

Menteri Mu’ti: ASN Harus Kerja Lebih Cerdas dan Inovatif di Tengah Efisiensi Anggaran

Edu
Syarat Nilai Rapor untuk Daftar IPDN dan Jurusannya, Kuliah Gratis Bisa Jadi CPNS

Syarat Nilai Rapor untuk Daftar IPDN dan Jurusannya, Kuliah Gratis Bisa Jadi CPNS

Edu
Kemenag: 39.012 Siswa Daftar Madrasah Aliyah Unggulan Tahun 2025

Kemenag: 39.012 Siswa Daftar Madrasah Aliyah Unggulan Tahun 2025

Edu
Anak Usaha PT KAI Buka Lowongan Kerja Pramugara-Pramugari 2025, Lulusan SMA Bisa Daftar

Anak Usaha PT KAI Buka Lowongan Kerja Pramugara-Pramugari 2025, Lulusan SMA Bisa Daftar

Edu
Pendanaan Riset Kampus Swasta, Mendikti Brian Akan Dorong Industri Investasi Riset

Pendanaan Riset Kampus Swasta, Mendikti Brian Akan Dorong Industri Investasi Riset

Edu
Mendikti Brian Sebut Kampus Vokasi Juga Bekali Sains dan Teknologi

Mendikti Brian Sebut Kampus Vokasi Juga Bekali Sains dan Teknologi

Edu
Tes CBT Masuk MAN Unggulan Berlangsung 2 Hari, Catat Tanggal Pengumumannya

Tes CBT Masuk MAN Unggulan Berlangsung 2 Hari, Catat Tanggal Pengumumannya

Edu
Kemendikdasmen: Pembelajaran Saat Ramadhan 2025 Jangan Membebani Siswa

Kemendikdasmen: Pembelajaran Saat Ramadhan 2025 Jangan Membebani Siswa

Edu
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke