Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Daya Tampung SBMPTN 2020 IPB, 3 Prodi Ini Sepi Peminat di 2019

KOMPAS.com - Jika kamu berniat mendaftar di Institut Pertanian Bogor ( IPB), khususnya pada jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SBMPTN) 2020, maka harus memahami beberapa hal berikut.

Selain mengetahui berapa daya tampung di tiap program studi (prodi), kamu juga harus tahu berapa peminat di SBMPTN 2019. Tentu hal ini bisa menjadi gambaran untuk menentukan peluang masuk di IPB.

Melansir dari laman SBMPTN 2020, ada data yang menunjukkan daya tampung PTN khususnya IPB di SBMPTN 2020 tiap prodi, juga jumlah peminatnya pada SBMPTN tahun lalu.

Ternyata, 3 prodi ini peminatnya paling sedikit atau sepi peminat. Apa saja itu? Prodinya antara lain:

Daya tampung 39 prodi IPB

Agar kamu mengetahui berapa daya tampung pada SBMPTN 2020 dan peminat di SBMPTN 2019, simak info di bawah ini dari 39 prodi saintek IPB.

1. Agribisnis

  • Daya tampung: 47
  • Peminat 2019: 509

2. Agronomi dan Hortikultura

  • Daya tampung: 68
  • Peminat 2019: 495

3. Arsitektur Lansekap

  • Daya tampung: 32
  • Peminat 2019: 386

4. Biokimia

  • Daya tampung: 35
  • Peminat 2019: 433

5. Biologi

  • Daya tampung: 35
  • Peminat 2019: 325

6. Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan

  • Daya tampung: 33
  • Peminat 2019: 477

7. Ilmu dan Teknologi Kelautan

  • Daya tampung: 35
  • Peminat 2019: 336

8. Ilmu Komputer

  • Daya tampung: 42
  • Peminat 2019: 645

9. Kedokteran Hewan

  • Daya tampung: 58
  • Peminat 2019: 564

10. Kimia

  • Daya tampung: 35
  • Peminat 2019: 345

11. Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat

  • Daya tampung: 46
  • Peminat 2019: 632

12. Konservasi Sumberdaya Hutan & Ekowisata

13. Manajemen Hutan

  • Daya tampung: 42
  • Peminat 2019: 378

14. Statistika dan Sains Data

  • Daya tampung: 32
  • Peminat 2019: 317

15. Teknik Pertanian dan Biosistem

  • Daya tampung: 42
  • Peminat 2019: 290

16. Teknologi Hasil Hutan

  • Daya tampung: 30
  • Peminat 2019: 349

17. Teknologi Industri Pertanian

  • Daya tampung: 44
  • Peminat 2019: 428

18. Teknologi Pangan

  • Daya tampung: 47
  • Peminat 2019: 604

19. Nutrisi dan Teknologi Pakan

  • Daya tampung: 53
  • Peminat 2019: 508

20. Teknologi Produksi Ternak

  • Daya tampung: 35
  • Peminat 2019: 379

21. Teknik Sipil dan Lingkungan

  • Daya tampung: 35
  • Peminat 2019: 646

22. Teknologi & Manajemen Perikanan Budidaya

  • Daya tampung: 42
  • Peminat 2019: 663

23. Ekonomi Pembangunan

  • Daya tampung: 32
  • Peminat 2019: 374

24. Manajemen

  • Daya tampung: 46
  • Peminat 2019: 534

25. Ilmu Gizi

  • Daya tampung: 33
  • Peminat 2019: 645

26. Ekonomi Syariah

  • Daya tampung: 30
  • Peminat 2019: 315

27. Manajemen Sumberdaya Lahan

  • Daya tampung: 30
  • Peminat 2019: 638

28. Proteksi Tanaman

  • Daya tampung: 33
  • Peminat 2019: 378

29. Manajemen Sumberdaya Perairan

  • Daya tampung: 33
  • Peminat 2019: 315

30. Teknologi Hasil Perairan

  • Daya tampung: 33
  • Peminat 2019: 208

31. Teknologi & Manajemen Perikanan Tangkap

32. Silvikultur

  • Daya tampung: 35
  • Peminat 2019: 298

33. Meteorologi Terapan

  • Daya tampung: 35
  • Peminat 2019: 353

34. Matematika

  • Daya tampung: 28
  • Peminat 2019: 326

35. Fisika

  • Daya tampung: 35
  • Peminat 2019: 296

36. Ilmu Keluarga dan Konsumen

  • Daya tampung: 32
  • Peminat 2019: 367

37. Bisnis

  • Daya tampung: 58
  • Peminat 2019: 537

38. Teknologi Hasil Ternak

  • Daya tampung: 28
  • Peminat 2019: 289

39. Aktuaria

  • Daya tampung: 25
  • Peminat 2019: 374

https://edukasi.kompas.com/read/2020/02/19/14443891/daya-tampung-sbmptn-2020-ipb-3-prodi-ini-sepi-peminat-di-2019

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com