Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Ingin Sukses SBMPTN 2020? Perhatikan 7 Hal Ini

KOMPAS.com - Proses masuk perguruan tinggi negeri (PTN) telah dimulai. Bagi kamu yang ingin mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020, maka harus memahami beberapa hal berikut ini.

Sebab, SBMPTN 2020 telah memasuki registrasi akun Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) tahap ke-2 yang dimulai pada 17 Februari 2020 kemarin hingga 5 April 2020.

Registrasi ini untuk mendaftar Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan SBMPTN 2020. Jika kamu ingin sukses SBMPTN 2020, maka simak 7 hal ini yang dirangkum dari laman Rencanamu.id.

1. Harus pahami informasi UTBK dan SBMPTN 2020

Bagi anak SMA yang baru pertama kali ikut, jangan sampai kamu belum bisa membedakan antara SBMPTN dan SNMPTN 2020. Sebab, prosesnya berbeda. Tak hanya itu saja, kamu juga harus update dengan perkembangan SBMPTN.

Apa saja itu? Informasinya ialah:

  • Kamu harus paham apa itu LTMPT, UTBK, dan SBMPTN.
  • Jadwal UTBK dan rangkaian SBMPTN 2020.
  • Sistem penilaian.
  • Berbagai perubahan dan informasi lainnya harus diikuti.
  • Kelengkapan dokumen yang dibutuhkan nanti.
  • Informasi penyelenggaraan UTBK.

2. Coba latihan UTBK

Agar sukses dan siap menghadapi UTBK, maka kamu belajar latihan soal UTBK. Bisa dalam bentuk hard copy atau soft copy. Ini dilakukan agar memudahkan kamu saat belajar disituasi dan kondisi apapun.

3. Terus belajar

Tak hanya mengerjakan soal saja, tetapi kamu juga harus meluangkan waktu untuk belajar. Tentu agar materinya bisa kamu pahami dan kamu lebih siap mengerjakan UTBK.

Belajar bisa di mana saja, misalnya:

  • Belajar sendiri
  • Ikut les privat
  • Ikut bimbingan belajar

Jika kamu pilih belajar sendiri, maka untuk sementara waktu kamu harus buat rencana belajar. Kamu harus susun jadwal dan materi yang ingin dipelajari.

4. Ikut try out

Jika ada try out SBMPTN, maka sebaiknya kamu ikut. Sebab, hal ini bisa membantu menyiapkan mental dan fisik agar siap menghadapi tes beneran.

Soal try out juga harus dikondisikan semirip mungkin dengan UTBK, harapannya kamu akan mengerti soal-soal yang diujikan pada UTBK nanti.

5. Prodi disesuaikan minat dan bakat

Biasanya, banyak diantara calon mahasiswa bingung mau pilih prodi/jurusan apa. Karena itu, kamu harus:

  • Kenali dirimu, termasuk minat dan bakatmu.
  • Kamu juga harus kenal prodi yang ada. Tidak hanya kenal dari namanya saja, tapi kamu juga harus mengetahui apa saja yang dipelajari termasuk prospek kerjanya nanti ketika lulus.

6. Cari tahu peluang masuk dan persaingan

Jika kamu sudah menentukan pilihan prodi atau jurusan, maka selanjutnya kamu harus mencari tahu peluang masuk di prodi itu termasuk persaingannya.

  • Berapa kursi/daya tampungnya.
  • Bagaimana persaingan tahun lalu/peminat tahun lalu (jumlah pendaftar dan tren kenaikan/penurunan jumlah pendaftar).
  • Berapa kisaran skor UTBK yang diperlukan untuk masuk prodi (pilihan 1 dan pilihan 2) serta target nilai.

7. Jaga kesehatan

Ketika sibuk belajar, les, ikut try out dan kegiatan lain, kamu jangan lupa dengan satu hal. Yakni menjaga kesehatan. Sebab, semua usahamu akan sia-sia jika kamu drop atau sakit.

Jika kondisi fit, maka ketika ikut ujian pasti akan lancar. Kamu juga harus memperhatikan asupan gizi dan makanan. Kalau bisa kamu olahraga, istirahat cukup dan relaksasi diri.

https://edukasi.kompas.com/read/2020/02/28/11064501/ingin-sukses-sbmptn-2020-perhatikan-7-hal-ini

Terkini Lainnya

Seleksi Mandiri UPI 2026 Pakai Nilai UTBK SNBT Dibuka, Cek Ketentuannya
Seleksi Mandiri UPI 2026 Pakai Nilai UTBK SNBT Dibuka, Cek Ketentuannya
Edu
Diterima 9 Kampus Top Dunia, Siswa SMAK 7 Penabur Ini Bocorkan Trik Lolos Beasiswa Internasional
Diterima 9 Kampus Top Dunia, Siswa SMAK 7 Penabur Ini Bocorkan Trik Lolos Beasiswa Internasional
Edu
Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch II Dibuka, Jangkau 30 Ribu Peserta
Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch II Dibuka, Jangkau 30 Ribu Peserta
Edu
Berbagi Langkah Menuju Kampus Dunia, Mischka Aoki Luncurkan Buku 'The University Blueprint'
Berbagi Langkah Menuju Kampus Dunia, Mischka Aoki Luncurkan Buku "The University Blueprint"
Edu
Cek Link Download SPTJM buat Prapendaftaran SPMB DKI Jakarta 2026
Cek Link Download SPTJM buat Prapendaftaran SPMB DKI Jakarta 2026
Edu
Wujudkan Pendidikan Holistik, SD Labschool Cibubur Borong Piala di Ajang Sains hingga Tahfiz
Wujudkan Pendidikan Holistik, SD Labschool Cibubur Borong Piala di Ajang Sains hingga Tahfiz
Edu
Rektor Dorong Mahasiswa Vokasi UI Kuasai Bahasa Inggris
Rektor Dorong Mahasiswa Vokasi UI Kuasai Bahasa Inggris
Edu
Belum Putuskan soal Dapur MBG, UNJ Masih Pelajari Kasus Keracunan hingga Titik SPPG
Belum Putuskan soal Dapur MBG, UNJ Masih Pelajari Kasus Keracunan hingga Titik SPPG
Edu
Cara Prapendaftaran dan Pengajuan Akun SPMB DKI Jakarta 2026
Cara Prapendaftaran dan Pengajuan Akun SPMB DKI Jakarta 2026
Edu
Bantargebang Produksi Gas Metana Terbesar ke-2 di Dunia, Pakar UGM Sarankan Pemanfaatan untuk Biogas
Bantargebang Produksi Gas Metana Terbesar ke-2 di Dunia, Pakar UGM Sarankan Pemanfaatan untuk Biogas
Edu
Seberapa Ketat Persaingan Masuk Vokasi UI? Cek Prodi yang Tersedia
Seberapa Ketat Persaingan Masuk Vokasi UI? Cek Prodi yang Tersedia
Edukasi
Nama Prodi Teknik Jadi Rekayasa: Fakta, Respons Kampus dan Peningkatan Kualitas
Nama Prodi Teknik Jadi Rekayasa: Fakta, Respons Kampus dan Peningkatan Kualitas
Edu
Jadwal Lengkap SPMB DKI Jakarta 2026 Jenjang SD, SMP, SMA-SMK
Jadwal Lengkap SPMB DKI Jakarta 2026 Jenjang SD, SMP, SMA-SMK
Edukasi
Nilai Matematika TKA 2026 Rendah, Perlu Ada Pembenahan Pembelajaran
Nilai Matematika TKA 2026 Rendah, Perlu Ada Pembenahan Pembelajaran
Edukasi
Di Tengah Era Digital, Sekolah Strada Tetap Andalkan Pramuka untuk Pendidikan Karakter
Di Tengah Era Digital, Sekolah Strada Tetap Andalkan Pramuka untuk Pendidikan Karakter
Edu
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com