Salin Artikel

Anak Mulai Bosan dan Menolak Belajar di Rumah, Orangtua Lakukan Ini

KOMPAS.com - Selama masa pembelajaran jarak jauh, tugas bisa saja hadir setiap hari. Situasi rumah yang kadang tidak kondusif untuk belajar dan tak adanya pengajar yang hadir, berpotensi membuat anak kerap bosan dan menolak untuk belajar.

Tak sedikit guru yang juga mendapat keluhan orangtua tentang kondisi anak yang enggan untuk belajar. Sehingga pekerjaan rumah (PR) bisa menumpuk setiap harinya.

Agar situasi ini tak membuat orangtua dan anak bertambah stres, Sekolah Lawan Corona yang merupakan kolaborasi antara Sekolahmu, Komunitas Guru Belajar, Kampus Guru Cikal serta Keluarga Kita, memberikan sejumlah solusi.

Melalui Temu Pendidik Spesial (TPS) Sekolah Lawan Corona, Guru Tosi Widhya yang merupakan pengajar di Hawtn Edukasi dan Creativa memberikan tips saat anak mulai bosan dan menolak untuk belajar:

1. Tidak sungkan untuk berkomunikasi dengan guru

Sampaikan situasi yang terjadi di rumah kepada guru, termasuk memberikan usul dari sudut pandang orangtua terkait pembelajaran yang efektif bagi anak.

Awali percakapan dengan empati dan apresiasi bahwa guru juga mengalami kesulitan yang sama. Sehingga, orangtua dan guru dapat mencari solusi bersama-sama, bukan menyalahkan satu sama lain.

2. Kesepakatan mengumpulkan tugas

Orangtua bisa mengajak guru untuk membuat kesepakatan bersama dengan anak, semisal tentang kapan waktu belajar tatap muka online, kapan anak akan belajar mandiri di rumah, membuat tugas, hingga membuat refleksi.

Dengan begitu anak akan merasa tetap didukung dan dipantau oleh guru dari jarak jauh.

3. Variasi kegiatan

Kini, ada banyak metode pembelajaran yang dapat dinikmati oleh anak, baik secara daring, saluran TVRI, maupun live streaming.

Guru dan orangtua perlu mengombinasikan metode pembelajaran agar tidak monoton sesuai dengan kondisi setiap anak.

https://edukasi.kompas.com/read/2020/04/14/170654471/anak-mulai-bosan-dan-menolak-belajar-di-rumah-orangtua-lakukan-ini

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.