Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Live IG Kompas.com: Tips Memilih Sekolah di Tengah Wabah Covid-19

KOMPAS.com - Anak mau masuk sekolah, orangtua yang dilema. Memilih sekolah untuk anak memang gampang-gampang susah, perlu beragam pertimbangan baik dari sisi orangtua, terutama anak.

Apalagi, jumlah sekolah kini sudah semakin banyak dengan beragam pilihan fasilitas, kurikulum, metode belajar, lokasi sampai biaya.

Menurut Data Pokok Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tahun 2019, untuk jenjang SD saja ada 1.449 sekolah negeri dan 915 SD Swasta.

Semakin banyak sekolah, ternyata tak mempermudah orangtua menentukan pilihan. Justru, membuat orangtua bingung menentukan manakah sekolah yang terbaik untuk buah hati.

Ditambah, semakin berkembangnya media sosial, tekanan sosial atau "peer-pressure" di antara orangtua semakin menjadi-jadi. Memunculkan gengsi untuk memilih sekolah yang dianggap favorit.

Padahal, memilih sekolah tentu tak sekadar mempertimbangkan fasilitas dan gengsi. Sekolah yang dipilih sebaiknya juga mampu mengembangkan kompetensi anak sehingga ia bisa tumbuh menjadi seseorang yang kompeten untuk masa depan.

Mengingat, perkembangan zaman membuat banyak pekerjaan kini tergantikan oleh mesin. Di samping ada banyak jenis pekerjaan baru yang juga membutuhkan skill baru. Sehingga, anak harus tumbuh dengan nilai-nilai dan pendidikan yang sejalan dengan kebutuhan zaman.

Pertanyaannya, apakah sekolah favorit sudah tentu yang terbaik bagi anak? Apakah sekolah berfasilitas lengkaplah yang mampu mengembangkan potensinya? Bagaimana bila orangtua hanya bisa menyekolahkan anak di sekolah dengan kurikulum yang dianggap tak "kekinian"?

Lalu, bagaimana cara memilih sekolah di tengah masa pandemi Covid-19? Saat orangtua tak bisa datang berkunjung untuk menilai fasilitas maupun bertatap muka dengan pendidik? Dan di saat kondisi ekonomi tak menentu?

Kampus Guru Cikal merupakan lembaga pengembangan karier guru, yang percaya bahwa guru dengan kemerdekaan belajar adalah kunci perubahan pendidikan untuk mewujudkan pelajar yang kompeten, ekosistem pendidikan yang kolaboratif dan Indonesia yang demokratis.

Jadi, Ayah dan Bunda jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti sesi live streaming parenting ini, ya.

Selain menghadirkan seri live streaming parenting, KG Media juga menghadirkan beragam artikel agar keluarga Indonesia tetap teredukasi dari rumah melalui laman www.terhubungdarirumah.com

https://edukasi.kompas.com/read/2020/05/07/174358471/live-ig-kompascom-tips-memilih-sekolah-di-tengah-wabah-covid-19

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke