Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Panduan Orangtua SD Dampingi Belajar dari Rumah di TVRI, 13 Juli 2020

KOMPAS.com - Di hari pertama masuk sekolah Tahun Ajaran Baru, Senin 13 Juli 2020, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kembali menyuguhkan tayangan program Belajar dari Rumah (BDR) di TVRI sebagai alternatif kegiatan pembelajaran selama masa pandemi Covid-19.

Kemendikbud tengah merancang penyederhanaan kurikulum yang sesuai dengan konteks Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) agar berjalan lebih efektif di tahun ajaran baru 2020/2021.

Sehingga, tayangan dalam program BDR tidak mengejar ketuntasan kurikulum, tetapi lebih menekankan pada kompetensi literasi, numerasi dan karakter.

"Jadi ada satu tim khusus, di bagian tim Balitbang yang sedang merumuskan bagaimana kita melakukan berbagai macam perubahan kurikulum dan asesmen selama masa PJJ agar kemungkinan pembelajaran yang efektif lebih tinggi," papar Mendikbud Nadiem Makarim dalam rapat kerja Komisi X DPR RI dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Kamis (2/7/2020), yang disiarkan melalui kanal Youtube DPR RI.

Selain untuk memperkuat kompetensi literasi dan numerasi, tujuan lain program BDR adalah untuk membangun kelekatan dan ikatan emosional dalam keluarga, khususnya antara orangtua dengan anak, melalui kegiatan-kegiatan yang menyenangkan serta menumbuhkan karakter positif.

Agar belajar dari rumah lewat TVRI menjadi lebih bermakna, berikut panduan untuk orangtua dalam mendamping anak SD untuk hari ini, Senin 13 Juli 2020:

SD Kelas 1-3

Tayangan:

Hari Pertama Sekolah, pukul 08.30-09.00

Panduan sebelum tayangan:

Kurang lebih 10 menit sebelum program ditayangkan, orangtua mengajak anak duduk bersama dengan sikap rileks dan menjelaskan sekilas tentang lamanya tayangan dan aktivitas yang akan dilakukan dengan anak saat dan/atau sesudah menyaksikan tayangan tersebut. Anak juga menyiapkan alat tulis.

Kompetensi yang diasah: Kompetensi Literasi

1. Memahami isi tayangan dan menyampaikan gagasan
secara lisan.

2. Memahami kata-kata baru yang dibacakan dengan bantuan gambar.

3. Memahami instruksi lisan yang lebih kompleks, kata-kata yang sering ditemui sehari-hari,
serta menyampaikan gagasan dengan peragaan.

Pertanyaan yang diajukan:

1. Mengapa kita harus belajar di rumah? (setelah video 1)

2. Apa saja yang harus kita lakukan di masa new normal atau kebiasaan baru? (setelah video 2)

3. Mengapa memakai masker itu penting? (setelah video 4)

4. Peragakan cara berkenalan dengan teman baru bersama orang tua atau keluargamu dengan memperhatikan kebiasaan baru! (setelah video 5)

SD Kelas 4-6

Tayangan:

Asyiknya Berkebun, pukul 09.00-09.30

Panduan sebelum tayangan:

Kurang lebih 10 menit sebelum program ditayangkan, orangtua mengajak anak duduk bersama dengan sikap rileks dan menjelaskan sekilas tentang lamanya tayangan dan aktivitas yang akan dilakukan dengan anak saat dan/atau sesudah menyaksikan tayangan tersebut. Anak juga menyiapkan alat tulis.

Kompetensi yang diasah: Kompetensi Literasi

1. Memahami paparan lisan dan mengidentifikasi ide pokok dan beberapa ide rinci dalam paparan tersebut.

2. Menulis esai pendek untuk menggambarkan pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur.

Pertanyaan yang diajukan:

1.Coba jelaskan kembali isi lagu "Menanam Jagung" dengan bahasamu sendiri dalam bentuk tulisan, lalu ceritakan kepada orang tua dan gurumu! (setelah video 1)

2. Tuliskanlah langkah-langkah berkebun dengan media tanam secara singkat, padat, dan jelas! (setelah video 3)

3. Jelaskan apa yang bisa kamu contoh dari film pendek “Kebun Sekolahku”! Lalu ceritakan hasil tulisanmu kepada orang tua dan gurumu! (setelah video 4)

https://edukasi.kompas.com/read/2020/07/13/070000671/panduan-orangtua-sd-dampingi-belajar-dari-rumah-di-tvri-13-juli-2020

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke