Salin Artikel

Tutorial Membuat Akuarium Ikan Sederhana Bersama Anak ala Dosen IPB

KOMPAS.com - Memelihara ikan hias dapat menjadi salah satu kegiatan seru bersama anak di akhir pekan.

Anak bisa diajarkan tanggung jawab sederhana dengan cara memelihara ikan, mulai dari memberi makan, membersihkan air secara berkala, serta memastikan ikan dalam kondisi sehat.

Bagi orangtua, melihat ikan berenang di air jernih bisa membuat hati tenang. Ditambah bila wadah pemeliharaan dibuat indah, dapat menjadi hiasan rumah baik di ruang tamu, di ruang keluarga atau meja kerja.

Empat dosen IPB University dari Sekolah Vokasi yaitu Wida Lesmanawati, Giri Maruto Darmawangsa, Dian Eka Ramadhani dan Amalia Putri Firdausi berbagi tips membuat akuarium sederhana sebagai kegiatan seru selama bekerja atau belajar dari rumah.

Merangkum dari laman IPB University, berikut langkah-langkah membuat akuarium sederhana di rumah:

1. Siapkan wadah sederhana

Pilihlah wadah di sekitar rumah yang transparan (disarankan berbahan kaca/plastik bening) dan indah ketika dipajang.

Wadah yang dipilih dapat berupa toples kue, gelas, mangkuk tinggi, dan lain-lain. Wadah ini selanjutnya disebut akuarium.

2. Menambahkan aksesori

Aksesori dapat berupa tanaman hidup dengan jenis anubias, kadaka, windelov, atau bisa juga tanaman plastik atau benda-benda hias lainnya.

Substrat dapat ditambahkan ke dalam akuarium. Substrat dapat berupa pasir bali, pasir malang, batu-batu hias atau kelereng.

Gunanya, selain untuk lebih mempercantik akuarium juga dapat membuat air terlihat bening lebih lama.

3. Mengisi air.

Akuarium diisi air secara perlahan sampai batas 2-3 cm dari atas permukaan, kemudian dibiarkan selama 1-2 hari.

Jika sumber air berasal dari PAM, maka air dibiarkan lebih lama agar kaporit di dalam air hilang.

4. Menebar ikan

Masukkan ikan ke dalam akuarium secara perlahan. Adaptasikan ikan terlebih dulu dengan cara menaruh wadah yang berisi ikan di atas permukaan akuarium selama 5-10 menit, lalu sedikit demi sedikit tuangkan air akuarium ke dalam wadah yang berisi ikan tersebut.

Setelah itu, barulah ikan dilepaskan ke dalam akuarium.

Proses ini disebut aklimatisasi yang bertujuan agar ikan dapat beradaptasi dengan lingkungannya yang baru.

Jumlah ikan yang ditebar tergantung pada jenis ikan yang akan dipelihara, apakah ikan tunggal seperti cupang atau ikan berkelompok seperti platy, moly, dan guppy.

Untuk jenis ikan tunggal sebaiknya dipelihara sebanyak 1 ekor per akuarium, sedangkan untuk ikan berkelompok dapat dipelihara sebanyak 3-5 ekor per akuarium.

Selain itu, jumlah ikan yang akan dipelihara juga bergantung pada ukuran ikan (semakin besar ukuran ikan semakin sedikit jumlahnya) dan ukuran wadahnya (semakin kecil ukuran wadah semakin sedikit ikannya).

5. Memberi makan ikan.

Pemberian pakan pada ikan tidak perlu sampai kenyang, cukup sebatas memenuhi kebutuhan basal tubuh ikan. Pemberian pakan dilakukan sedikit demi sedikit, jika ada sisa pakan segera dibuang. Semakin banyak pakan yang diberikan maka semakin cepat airnya keruh.

6. Menjaga kualitas air

Agar ikan tetap sehat, ganti air secara berkala sekitar 3-7 hari sekali atau saat air mulai keruh.

Jika menggunakan tanaman hidup dan atau substrat, biasanya pergantian air dapat dilakukan lebih lama.

Pergantian air dilakukan dengan cara mengeluarkan tanaman dan memindahkan ikan beserta air pemeliharaannya ke wadah penampungan sementara, kemudian sisa air di akuarium dibuang.

Akuarium, substrat atau aksesori lainnya dicuci dengan air bersih, selanjutnya disusun kembali dalam akuarium seperti semula.

Akuarium diisi kembali dengan air bersih (air pengganti sudah didiamkan beberapa hari sebelumnya) dan ikan dimasukkan ke dalam akuarium dengan dilakukan aklimatisasi terlebih dahulu.

https://edukasi.kompas.com/read/2020/07/17/160000771/tutorial-membuat-akuarium-ikan-sederhana-bersama-anak-ala-dosen-ipb

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.