Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Menggambar Jadi Alternatif Asah Keterampilan Selama Belajar dari Rumah

KOMPAS.com - Selama masa pandemi, peningkatan akses terhadap platform pendidikan tidak hanya dialami segmen pendidikan formal seperti sekolah dan akademik saja. Platform berbasis keterampilan; memasak, coding hingga melukis juga mengalami hal sama. 

Di tingkat global, hal yang sama dialami Faber-Castell Global mencatat peningkatan akses hingga 300 persen atas video tutorial dan materi pembelajaran lainnya.

Menggambar, mewarnai dan melukis secara manual di atas kertas diyakini banyak penelitian dapat membantu mengurangi kecemasan, membantu daya ingat hingga kembali meningkatkan kreativitas.

Maka tidak terlalu mengherankan kegiatan tersebut banyak dipilih anak dan orang tua dalam mengisi waktu akibat karantina maupun terbatasnya kegiatan.

Keinginan "mencipta"

"Dalam kondisi tersebut banyak diantara kita yang mencoba meredakan ketidakpastian tersebut melalui beragam kegiatan positif, salah satunya adalah menggambar dan melukis," ujar Martin Sori Tjukrono, Digital Marketing Manager PT Faber-Castell International Indonesia melalui rilis resmi (14/8/2020).

Hal senada disampaikan praktisi art therapy Adi Chandra, Psikolog.,CGI menilai tren ini sangatlah wajar, sesuai dengan nilai yang memang ada di setiap insan manusia.

Menurut Adi pada dasarnya manusia diciptakan untuk menciptakan sesuatu atau berkarya sesuai kapasitasnya masing-masing atau “created to create”.

"Proses eksplorasi perasaan dan pikiran, reality testing, penyelesaian konflik emosional, dan pengembangan kemampuan sosial, mengurangi kecemasan serta meningkatkan self esteem hanya bisa didapatkan melalui kegiatan berkesenian," ujarnya.

Dan kegiatan seni khususnya menggambar sendiri, menurut Adi, memiliki banyak nilai lebih, sehingga penting bagi kita untuk terus berkreasi di era new normal saat ini.

Martin menjelaskan selama periode Mei hingga Agustus ini Faber-Castell Indonesia, melalui Youtube Faber-Castell Creative Kids mencatat memiliki hingga 302 ribu lebih penonton dengan total jam menonton mencapai 4.500 jam.

Selain itu, materi pembelajaran kreatif yang berada di laman www.faber-castell.co.id juga telah diunduh sebanyak 7.100 kali hingga saat ini.

Martin menambahkan pihaknya terus menghadirkan program-program workshop kreatif secara virtual, dengan beragam materi serta melibatkan pemateri baik nasional maupun mancanegara yang diperuntukan untuk pribadi atau kelompok atau sekolah.

Jadwal kegiatan tersebut juga dapat akses melalui laman resmi maupun sosial media Instagram atau Facebook Faber-Castelle Indonesia.

https://edukasi.kompas.com/read/2020/08/14/215101071/menggambar-jadi-alternatif-asah-keterampilan-selama-belajar-dari-rumah

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com