Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Orangtua, Biasakan Anak Usia Dini Konsumsi Menu Ini

KOMPAS.com - Anak sehat tentu menjadi impian setiap orang tua. Untuk itu, anak usia dini harus diberikan makanan yang beragam dan bergizi.

Misalnya saja makan tiga kali sehari. Anak juga harus dibiasakan untuk sarapan pagi. Selanjutnya ialah makan sayur dan buah-buahan.

Biasakan pula mengonsumsi lauk pauk yang mengandung protein tinggi seperti ikan dan sumber protein lain. Serta agar membiasakan mengonsumsi aneka ragam makanan pokok.

Melansir laman Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kamis (15/10/2020), berikut ini menu yang harus dibiasakan dikonsumsi anak usia dini:

1. Ikan

  • Ikan dikemas dengan nutrisi untuk otak dan tulang, seperti asam lemak omega 3 dan DHA, kalsium, dan vitamin D.
  • Ikan juga merupakan sumber protein yang baik.
  • DHA penting untuk perkembangan saraf otak anak.

Bagi orang tua, berikut ini cara membantu anak agar menyukai olahan ikan:

  • Ajak anak bermain tebak-tebakan nama ikan dengan anak.
  • Sajikan dengan penampilan yang menarik.
  • Buat menu makan ikan yang bervariasi.
  • Sesuaikan rasanya dengan selera dan kesukaan anak.
  • Tunjukkan ekspresi yang menyenangkan agar anak menyukai makan ikan.

2. Sayur mayur

Tidak sedikit anak yang tidak suka makan sayur. Padahal, dalam sayuran terkandung banyak nutrisi penting, seperti vitamin, mineral, antioksidan, serat, dan air.

Tentu semua itu yang dibutuhkan untuk mendukung tumbuh kembang anak, serta membantu melindunginya dari penyakit.

Agar anak suka makan sayur:

  • Mengajak anak ikut memilih dan mengolah sayur.
  • Padukan sayur dengan makanan favorit anak.
  • Berkreasi dengan sayuran.
  • Coba terus agar anak selalu menyukai sayur.
  • Puji anak jika sudah makan sayur.
  • Ajak temannya yang gemar makan sayur untuk makan bersama.
  • Memberikan contoh agar anak senang makan sayur.

Tapi, ada beberapa makanan yang harus dihindari anak usia dini. Apa saja itu? Orang tua juga harus memahaminya, antara lain:

1. Makanan yang terlalu berminyak, makanan cepat saji, dan makanan berpengawet.

2. Penggunaan garam sebaiknya digunakan dalam jumlah sedikit.

3. Aneka jajanan di pinggir jalan yang tidak terjamin kebersihan dan kandungan gizinya.

4. Pilihlah telur dan kerang yang baik kualitasnya, karena seringkali menimbulkan alergi bahkan keracunan bila ibu tidak memilih yang segar dan salah pengolahannya.

5. Kacang-kacangan di konsumsi sesuai kebutuhan dan jangan berlebihan karena bisa menjadi pencetus alergi.

https://edukasi.kompas.com/read/2020/10/15/072024371/orangtua-biasakan-anak-usia-dini-konsumsi-menu-ini

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com