Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Berdampak Negatif pada Prestasi Anak, Orangtua Hindari 3 Sikap Ini

KOMPAS.com - Capaian prestasi nyatanya tak hanya dipengaruhi oleh usaha anak dalam belajar. Ada faktor-faktor pendukung lain juga ikut memengaruhi capaian anak dalam bidang akademis maupun capaian lain dalam kehidupan.

Merangkum laman platform edukasi Sekolah.mu, sayangnya tak sedikit orangtua yang hanya menilai prestasi secara akademis. Padahal, terlalu fokus pada capaian akademis dapat membuat prestasi anak menjadi menurun.

Berikut sejumlah sikap lain yang perlu dihindari orangtua karena dapat berdampak negatif pada prestasi anak:

1. Terlalu mengatur aktivitas anak

Terkadang, orangtua terlalu ambisius menginginkan anak mencapai nilai akademik pada bidang tertentu. Sehingga orangtua kerap mengatur jadwal dan aktivitas anak untuk mendalami pelajaran tersebut.

Sehingga, tanpa disadari anak akan kesempatan untuk menggali minat dan bakatnya.

Padahal, memaksa anak untuk mempelajari hal atau memilih jurusan yang tidak sesuai dengan minat dan bakat dapat membuat anak kehilangan minatnya dalam belajar, berkeinginan berhenti belajar, hingga bingung dalam menentukan arah karier nantinya.

Keadaan ini sebenarnya dapat dapat diminimalisasi sejak awal. Sebab, siswa Indonesia sekarang dapat mengetahui pilihan jurusan maupun bidang studi dengan lebih baik dengan tersedianya tes kepribadian atau tes minat dan bakat.

2. Tidak ada penghargaan atas prestasi

Beri anak penghargaan saat ini mampu mengukir prestasi meski di luar pelajaran atau bidang-bidang yang dianggap penting oleh orangtua.

Tak hanya di sisi akademik, namun juga hobi, perilaku baik, dan hal-hal positif yang dilakukan anak, ternyata juga membutuhkan perhatian orangtua.

Penghargaan dapat membuat anak semakin semangat untuk mengukir prestasi dan capaian lainnya, bahkan mendorong anak untuk terus berperilaku baik karena ia senang melakukannya.

3. Sering membandingkan capaian anak

Tanpa disadari, sikap orangtua saat meminta anak menjadi seperti orang lain justru membuat anak tidak semangat dan mudah menyerah.

Padahal, tiap anak memiliki minat dan bakat berbeda, memiliki capaian berbeda, bahkan kondisi kesehatan atau psikologis yang berbeda. Sehingga, membandingkan anak dengan anak lainnya bukan pilihan bijak.

https://edukasi.kompas.com/read/2021/01/08/190000671/berdampak-negatif-pada-prestasi-anak-orangtua-hindari-3-sikap-ini

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com