Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

4 Rekomendasi PPI Dunia Perbaikan Peta Jalan Pendidikan

KOMPAS.com - Komisi X DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum Panitia Kerja (Panja) Peta Jalan Pendidikan bersama Perhimpunan Pelajar Dunia (PPI) Dunia.

Dalam rapat kali ini, PPI Dunia menyampaikan beberapa rekomendasi terkait Peta Jalan Pendidikan Indonesia.

PPI Dunia yang diwakili Koordinator PPI Dunia Choirul Anam dan Sekretaris Umum PPI Dunia Umar Syarif Husin memberikan beberapa masukan tentang Peta Jalan Pendidikan Indonesia.

4 rekomendasi terkait peta jalan pendidikan

Beberapa poin penting disampaikan dari perwakilan PPI Dunia, antara lain :

1. Peta Jalan Pendidikan dalam pemenuhan infrastuktur pendidikan harus memperhatikan kondisi geografis Indonesia.

2. Mengutamakan peran pendidikan keluarga dan pendidikan budaya dalam proses Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terhadap pengenalan keenam kompetensi yang dibentuk dalam Peta Jalan Pendidikan.

Yakni berakhlak mulia, mandiri, kebinekaan global, gotong royong, kreatif, dan bernalar kritis.

3. Meningkatkan daya saing perguruan tinggi dan dosen Indonesia di luar negeri.

4. Mengembangkan bakat minat, karena desain sistem pendidikan masih terfokus pada materi ajar.

SDM sambut "Indonesia Emas 2045"

Dalam Rapat Dengar kali ini, Koordinator PPI Dunia Choirul Anam juga menyampaikan terkait usia emas Indonesia pada tahun 2045 mendatang.

"Seiring pertumbuhan usia bangsa, banyak pula tantangan yang akan di hadapi bangsa Indonesia. Sehingga perlu adanya adaptasi dan transformasi dalam menyiapkan sumber daya manusia menyambut Indonesia emas 2045," kata Choirul dalam siaran pers PPI Dunia kepada Kompas.com.

Sebagaimana Laporan Price Waterhouse Coopers (PWC) di tahun 2017, Indonesia menjadi negara terbesar ke-empat di dunia di bawah Tiongkok, Amerika Serikat dan India.

Salah satu poin pentingnya yaitu memanfaatkan bonus demografi melalui peningkatan kualitas pendidikan. Meningkatkan kualitas pendidikan adalah kunci untuk mejawab perubahan zaman.

Organisasi kemahasiswaan harus aktif

Tugas tersebut menjadi tanggung jawab semua pihak. Untuk mewujudkan Pendidikan Indonesia, Organisasi Kemahasiswaan diminta agar secara aktif memberikan masukan kepada pemerintah.

Guna menyempurnakan konsep Peta Jalan Pendidikan dan memberikan kontribusi pemikiran secara kritis terhadap pembangunan Pendidikan di Indonesia.

Panja Peta Jalan Pendidikan Komisi X DPR RI juga mendorong Kemendikbud RI untuk memberikan ruang peran kepada organisasi kemahasiswaan untuk terlibat dalam pengembangan kapasitas kemahasiswaan.

Berupa ruang aktualisasi, aspirasi, dan gagasan-gagasan positif dan kreatif melalui berbagai kegiatan yang relevan dengan tujuan pendidikan nasional.

Karena penciptaan karakter unggul, budaya, akademik, kolaboratif dan kompetitif menjadi kunci penting sumber daya manusia Indonesia.

https://edukasi.kompas.com/read/2021/02/04/185320071/4-rekomendasi-ppi-dunia-perbaikan-peta-jalan-pendidikan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke