Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Siswa dan Mahasiswa, Ini 5 Cara Mudah Tepis Berita Hoaks

KOMPAS.com - Saat ini, mudah sekali orang menyebarkan berita hoaks, mulai dari lewat aplikasi WhatsApp hingga media sosial, seperti Facebook, Instagram, dan lainnya.

Berita hoaks merupakan informasi yang direkayasa guna menutupi berita yang sebenarnya.

Arti dari hoaks adalah usaha untuk menipu atau mengakali pembaca atau pendengarnya untuk mempercayai sesuatu.

Padahal pencipta berita terdsebut tahu bahwa berita yang diberikan merupakan berita hoaks (palsu).

Nah, bagi siswa dan mahasiswa agar bisa menepis berita hoaks harus bisa memilahnya terlebih dahulu sebelum kamu mengkonsumsinya, dengan cara mengidentifikasi mana berita hoaks atau berita yang asli.

Merangkum laman Instagram @cerdasberkarakter.kemdikbud, Kamis (11/3/2021) memberitahukan ada lima cara yang bisa dilakukan siswa atau mahasiswa dalam menepis berita hoaks yang saat ini marak terjadi di masyarakat, yakni:

1. Hati-hati dengan judul provokatif.

2. Cermati alamat situs dengan baik. Biasanya kalau berita hoaks, situsnya sudah terlihat jelas abal-abal atau palsu.

3. Periksa fakta yang sebenarnya.

4. Cek keaslian foto yang ada di dalam berita tersebut. Kalau tidak asli, maka informasi itu sudah dipastikan berita hoaks.

5. Sering ikut dalam grup diskusi anti-hoaks.

Alur berita hoaks mudah tersebar

Di zaman sekarang ini, media sosial sudah banyak diminati oleh masyarakat. Hal itu mengakibatkan berita hoaks lebih mudah disebar.

Untuk itu, jika siswa dan mahasiswa tidak teliti dan hati-hati saat mengkonsumsi berita hoaks, maka bisa termakan berita hoaks.

Bahkan, kamu bisa menyebarkan berita hoaks tersebut kepada orang lain.

Maka dari itu, siswa dan mahasiswa bisa membantu mencegah penyebaran berita hoaks dan mengklarifikasi apakah berita itu asli atau hoaks.

Adukan berita hoaks

Jika siswa dan mahasiswa memperoleh berita hoaks maka bisa mengadukannya ke alamat email aduankontan@mail.kominfo.go.id.

Nah bagi siswa dan mahasiswa yang sehari-hari bermain media sosial bisa menangkal berita hoaks dengan cara sesimpel mungkin.

Yakni, dengan menggunakan fitur feedback atau report dalam melaporkan berita hoaks, hate speech, harassment, rude, threatening, atau kategori lain yang sesuai.

Mari siswa dan mahasiswa tangkal berita hoaks secara bersama-sama.

https://edukasi.kompas.com/read/2021/03/11/114232171/siswa-dan-mahasiswa-ini-5-cara-mudah-tepis-berita-hoaks

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com