Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Siswa, Kenali Bagian dan Cara Kerja Kapal Selam Saat Berada di Lautan

KOMPAS.com - Indonesia masih diliputi duka setelah peristiwa tenggelamnya KRI Nanggala-402 di perairan Bali baru-baru ini. Hingga akhirnya KRI Nanggala-402 dinyatakan berstatus 'On Eternal Patrol'.

Tragedi seperti ini, ternyata juga pernah terjadi pada kapal selam milik negara-negara lainnya. 

Tapi tahukah kamu, bahwa prinsip kerja kapal selam ternyata merupakan implementasi dari Hukum Archimedes. 

Bunyi dari Hukum Archimedes yakni "Sebuah benda dicelupkan pada zat cair maka benda tersebut akan mendapatkan gaya ke atas atau gaya apung sebesar berat zat cair yang dipindahkan".

Merangkum dari akun Instagram resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), menjelaskan bagian dari kapal selam dan cara kerjanya.

Bagian dalam kapal selam terdiri dari

1. Periskop

2. Katup

3. Tangki kompresi udara

4. Ruang kru

5. Tangki pemberat

Cara kerja kapal selam

Dalam postingannya, Kemendikbud juga menjelaskan cara kerja kapal selam.

1. Ketika kapal selam mengapung

Saat kapal selam mengapung, ruang dalam tangki pemberat terisi oleh udara.

Sehingga massa jenis kapal selam lebih kecil dari air.

2. Saat menyelam

Ketika kapal selam mulai menyelam dalam air, udara di tangki pemberat dikeluarkan melalui  katup sehingga tangki terisi air. Massa jenis kapal jadi lebih besar dari air.

3. Saat kapal selam kembali mengapung

Ketika berada dalam posisis ini, udara dalam tangki kompresi dikeluarkan untuk membuang air ke luar kapal. Dalam proses ini, massa jenis kapal jadi lebih kecil dari air.

Itulah cara kerja kapal selam yang mengimplementasikan Hukum Archimedes.

https://edukasi.kompas.com/read/2021/04/30/103127271/siswa-kenali-bagian-dan-cara-kerja-kapal-selam-saat-berada-di-lautan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com