Salin Artikel

Pakar UGM: 5 Bahaya Pemakaian Kawat Gigi Terlalu Lama

Tapi pemasangan kawat gigi, khususnya behel tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Apalagi saat ini marak pemasangan behel di tukang gigi atau salon gigi.

Penggunaan behel juga harus dibarengi dengan perawatan rutin agar struktur gigi yang diinginkan bisa segera diperoleh.

Menurut Dosen Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Ananto Ali Alhasyimi, pemasangan behel harus dilakukan spesialis Orthodontist atau Ortodonti.

Tarif pemasangan behel

Perawatan behel juga tidak bisa dilakukan oleh dokter gigi umum. Apalagi di tukang gigi atau salon gigi yang saat ini banyak ditemukan.

"Pemasangan kawat gigi atau behel biasanya berkisar Rp 7,5 juta hingga Rp 10 juta. Tergantung material kawat yang digunakan, pilihannya juga ada banyak," kata Ananto dalam acara UGM Update Ngobrol Seputar Kawat Gigi yang disiarkan langsung di Instagram @ugm.yogyakarta, Selasa (4/5/2021).

Ananto menerangkan, pemasangan dan perawatan behel bisa lebih terjangkau jika memilih dokter gigi residen Orthodontist. Atau dokter umum yang sedang menempuh pendidikan spesialis Orthodontist.

"Perawatan dengan residen lebih murah harganya. Mereka juga bekerja dalam supervisi konsultan yang mengajar di Fakultas Kedokteran Gigi," imbuh Ananto.

Durasi penggunaan behel

Penggunaan kawat gigi rata-rata 1,5 tahun hingga 2 tahun. Durasi ini untuk kasus tanpa pencabutan gigi. Dalam penggunaan behel, ada beberapa kasus yang memerlukan pencabutan gigi untuk mencari ruang.

Sedangkan dalam kasus dengan pencabutan gigi, durasi penggunaan behel bisa lebih lama. Berkisar 2 hingga 3 tahun. Durasi ini juga tergantung kekooperatifan pasien dalam melakukan perawatan ke dokter.

Efek samping penggunaan behel terlalu lama

Ananto mengungkapkan, penggunaan behel terlalu lama ternyata menimbulkan efek samping. Pasalnya behel atau kawat gigi ini termasuk benda asing sehingga keberadaannya tentu menimbulkan efek, antara lain:

1. Timbul white spot atau bercak pada gigi

Penggunaan behel terlalu lama akan menimbulkan plak warna putih di sekitar kawat gigi. Menurut Ananto, keberadaan kawat gigi ini yang menempel dalam rongga mulut membutuhkan kontrol rutin. Jika tidak, akan terjadi penumpukan bakteri atau plak lebih banyak.

2. Gusi mudah berdarah

Bahkan jika oral hygiene yang buruk, penggunaan behel terlalu lama akan membuat gusi mudah berdarah.

3. Bisa menimbulkan karang gigi

4. Menimbulkan bau mulut

5. Pengeroposan pada akar gigi

Penggunaan kawat gigi terlalu lama juga menyebabkan akar gigi menjadi keropos. 

Itulah penjelasan dosen Fakultas Kedokteran Gigi UGM terkait tarif pemasangan behel, durasi pemakaian behel hingga bahaya menggunakan behel terlalu lama.

https://edukasi.kompas.com/read/2021/05/04/183139871/pakar-ugm-5-bahaya-pemakaian-kawat-gigi-terlalu-lama

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.