Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Mahasiswa, Begini Tips Hemat BBM dengan Teknik Eco Driving

KOMPAS.com - Dalam melakukan aktivitas sehari-hari, masyarakat membutuhkan kendaraan atau alat transportasi untuk bepergian.

Semakin sering digunakan, tentu Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diperlukan juga semakin banyak. Ternyata ada teknik berkendara yang bisa dilakukan untuk menghemat BBM lho.

Namanya adalah eco driving. Mau tahu apa itu teknik eco driving dan penerapannya saat berkendara agar hemat BBM? Yuk simak bersama ulasan berikut ini.

Dirangkum dari kanal Youtube IPB TV, Sabtu (31/7/2021), perilaku saat berkendara dapat memengaruhi konsumsi BBM.

Teknik eco driving

Berkendara secara ugal-ugalan dan sembrono dapat membuat BBM cepat habis. Sehingga untuk menghemat BBM adalah dengan melakukan teknik eco driving.

Eco driving merupakan cara mengemudi yang bertujuan untuk mengoptimalkan konsumsi bahan bakar secara efisien. Eco driving juga dapat berperan untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya, karena pada praktiknya teknik ini mengutamakan keamanan pengendara.

Dosen Program Studi Teknik dan Manajemen Lingkungan Sekolah Vokasi IPB Nurul Jannah mengatakan, selain efisien, penerapan teknik eco driving juga berkontribusi terhadap program pelestarian lingkungan dengan mengurangi sumbangan gas karbondioksida.

"Eco driving ini memang diharapkan untuk dapat menghemat semuanya dan juga nyaman. Jadi dari sisi keamanan, kenyamanan dan juga secara ekonomis karena dengan kita melakukan teknik eco driving itu otomatis kita melakukan efisiensi dan juga ramah lingkungan," papar Nurul Jannah.

Menurut Nurul, ramah lingkungan dalam hal ini mengurangi konsumsi gas buang. Sehingga otomatis akan mengurangi jumlah polusi udara dan akan mengurangi pencemaran lingkungan.

"Hal ini berarti akan mengurangi kerusakan bumi tentunya bisa dikatakan lebih ramah lingkungan," tandas Nurul.

Tips berkendara dengan teknik eco driving

IPB membagikan tips yang bisa dilakukan untuk menghemat BBM dengan teknik eco driving, antara lain:

1. Jaga kecepatan saat berkendara

Usahakan kecepatan kendaraan stabil, jangan agresif atau ugal-ugalan di jalan. Ikuti standar kecepatan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

2. Pengisian BBM saat malam hari

Suhu panas saat siang dianggap dapat mempercepat penguapan BBM. Sehingga pengisian BBM saat malam dinilai lebih baik.

3. Matikan mesin kendaraan jika berhenti lama

Jika berhenti lebih dari 60 detik lebih baik matikan mesin kendaraan.

4. Isi angin ban secara berkala

Kamu bisa mengecek tekanan udara pada ban, isi angin ban sesuai dengan tekanan yang diperlukan.

5. Hindari overload muatan

Bawalah barang seperlunya dan sesuaikan dengan kapasitas kendaraan.

6. Gunakan AC sewajarnya

Atur temparatur AC dalam posisi ideal bukan dalam posisi maksimal. Jika merasa tidak perlu menggunakan AC maka lebih baik dimatikan.

7. Hindari akselerasi dan deselerasi secara mendadak

Ikuti alur kondisi lalu lintas, jangan tiba-tiba menaikkan kecepatan atau mengerem tiba-tiba saat berkendara. Gunakan gigi satu saat arus lalu lintas macet dan gunakan gigi tertinggi saat lalu lintas lancar.

8. Hindari jalan macet

Kamu bisa menggunakan aplikasi peta digital seperti Google maps atau Waze untuk membantu terhindar dari kemacetan. Aplikasi ini memungkinkan untuk mencari jalur yang paling efisien saat berkendara.

9. Matikan semua perangkat elektronik sebelum mematikan mesin

Hal ini penting agar mesin tidak terbebani saat dinyalakan kembali.

10. Parkir kendaraan di tempat teduh

Hindari parkir kendaraan yang terkena terik matahari langsung.

11. Rawat dan service kendaraan secara teratur dan berkala

Pengecekan secara rutin penting untuk memastikan kendaraan anda selalu ada dalam kondisi prima.

Demikian tips penerapan teknik eco driving saat berkendara. Dengan melakukan teknik ini, selain bisa menghemat pengeluaran juga turut berkontribusi menjaga lingkungan.

https://edukasi.kompas.com/read/2021/08/01/083518271/mahasiswa-begini-tips-hemat-bbm-dengan-teknik-eco-driving

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com