Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

6 Cara Membangun Kecintaan Anak terhadap Buku

KOMPAS.com - Selama ini, anak sudah dekat dengan teknologi. Terlebih hadirnya gawai dengan beragam permainan menjadikan anak lebih suka bermain gawai.

Imbasnya, minat baca anak menjadi menurun. Karenanya, orang tua harus lebih proaktif agar anak tetap tertarik untuk membaca baik bacaan di gawai maupun di buku.

Saat ini banyak buku yang dapat diakses pada gawai, namun penggunaan gawai itu berpotensi membuat anak berselancar dan memilih menghabiskan waktu lebih banyak untuk aktivitas lain selain membaca cerita.

Untuk itulah orang tua bisa mengawali proses pembelajaran dengan membangun kecintaannya terhadap buku melalui berbagai cara yang menyenangkan.

Berikut 6 cara agar anak usia 5-6 tahun suka membaca buku. Informasi dilansir dari laman Ruang Guru PAUD Kemendikbud Ristek, Senin (2/8/2021).

1. Coba ciptakan lingkungan kaya akan keaksaraan

Cara pertama ialah orang tua bisa menyediakan tempat bermain yang nyaman bagi anak dengan ragam media yang kaya akan teks dan gambar, sehingga hal tersebut dapat membantu mereka memperkaya pemahamannya tentang dunia.

Contohnya bermain menyusun huruf, bermain tebak gambar, huruf, suara, dan permainan menarik lainnya. Kegiatan tersebut akan membantu membangun kesadaran anak terhadap huruf dan fonem.

2. Jadilah model bagi anak

Salah satu karakteristik anak usia dini adalah meniru perilaku orang-orang yang ada di sekitarnya, terutama orang tua.

Orang tua yang gemar membaca buku menjadi teladan dan merupakan bentuk usaha agar bisa mendorong anak tertarik terhadap buku.

Oleh karena itu, ketika orang tua membaca buku, hendaknya dapat mengajak anak untuk menemani, dan berikan ia buku bacaan yang sesuai dengan usianya.

3. Bacakan buku dengan ekspresi dan intonasi yang tepat

Coba bacakan buku dengan ekspresi dan intonasi yang tepat dapat memancing rasa ingin tahu anak tentang isi buku.

Dengan begitu mereka juga akan mempersepsi bahwa ada banyak hal menarik yang terdapat dalam buku, sehingga mereka terus ingin menggalinya. Setelah itu, anak diharapkan akan mulai membangun kecintaannya terhadap buku.

4. Sediakan buku yang menarik

Saat ini, anak-anak cenderung menyukai buku dengan warna dan gambar yang bervariasi. Ayah Bunda dapat menyediakan buku semacam itu agar mereka tidak bosan melihatnya, dan dapat mengeksplorasi seluruh isi buku.

5. Kunjungi perpustakaan atau toko buku bersama anak

Dengan mengunjungi perpustakaan atau toko buku, anak dapat belajar memahami bahwa tempat yang sedang ia kunjungi adalah penyedia berbagai jenis buku.

Di tempat tersebut mereka juga akan menjumpai banyak pengunjung lain yang membaca buku. Hal ini dapat mendorongnya melakukan hal yang sama yaitu tertarik untuk ikut, walaupun mereka hanya sekilas melihat-lihat halaman buku tersebut.

6. Biarkan memilih apa yang mereka baca

Membangun rasa cinta anak terhadap buku, hendaknya tidak hanya sekedar memberikan buku bacaan untuk mereka baca sesuai dengan pilihan orang tua atau guru.

Hal ini justru dikhawatirkan akan membuat mereka merasa dipaksa. Sebaliknya, alangkah lebih baik jika Ayah Bunda memberikan kesempatan kepada mereka untuk bebas memilih buku atau materi bacaan yang akan mereka baca.

Dengan kebebasan untuk memilih buku yang ingin mereka baca, anak akan lebih semangat untuk melakukannya.

https://edukasi.kompas.com/read/2021/08/02/111711171/6-cara-membangun-kecintaan-anak-terhadap-buku

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com