Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Mahasiswa, Kenali 6 Desainer Asal Indonesia yang Mendunia

KOMPAS.com - Menjadi seseorang yang sukses dan dikenal banyak orang tidak bisa diraih secara instan. Kamu bisa menunjukkan karya dan berprestasi agar bisa meraih kesuksesan tersebut.

Jika kamu menekuni bidang tertentu, kembangkan terus keahlianmu dan jangan berhenti membuat karya.

Karya yang dihasilkan pun harus original, memiliki ciri khas dan mengedepankan kreativitas.

Seperti beberapa nama desainer asal Indonesia ini. Berkat kreativitasnya, karya mereka dikenal banyak orang dan dipakai selebritas kelas dunia.

Kesuksesan para desainer ini tentu bisa menginspirasi para mahasiswa yang mengenyam pendidikan di bidang desain.

Baik fashion desain, desain produk atau program studi (prodi) desain lainnya.

Melansir dari Instagram Institut Teknologi Telkom Purwokerto, Selasa (7/9/2021), ada 6 desainer asal Indonesia yang sudah terkenal di kancah internasional.

Desainer asal Indonesia yang mendunia

1. Tex Saverio

Tex Saverio menjadi salah satu desainer muda asal Indonesia yang mendunia. Karya rancanganya dipublikasikan di majalan top fashion seperti Harper's Bazaar dan Elle.

Sejumlah selebritas kondang seperti Jennifer Larence, Kim Kadarshian dan Lady Gaga memakai rancangannya. Koleksi Tex Saverio saat ini sudah tersedia di Amerika Serikat dan Eropa namun kini ia juga akan berfokus pada pangsa pasar Asia.

2. Didit Hadiprasetyo

Desainer Indonesia lainnya yang mendunia yakni Didit Hadiprasetyo.

Didit merupakan putra dari Prabowo Subianto yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan).

Penghargaan banyak diraih oleh Didit. Bahkan desain produknya dipakai oleh artis Hollywood. Didit juga ikut menjadi bagian dari perancangan desain interior BMW individual series 7.

3. Nancy Go

Desainer asal Indonesia lainnya yang mendunia yakni Nancy Go.

Dia mendirikan merk tas bernama Bagteria pada tahun 2000. Saat ini brand Bagteria sudah tersebar di Indonesia dan juga toko-toko di seluruh dunia.

Emma Thompson, Paris Hilton, Audrey Tautou, Blake Lively dan Putri Zara Philips adalah beberapa pesohor yang gemar menenteng tas Bagteria karya Nancy Go.

4. Fahrani Empel

Selain berprofesi sebagai aktris dan model, Fahrani juga mencoba menjadi desainer kacamata. Dia mendirikan Cast Eyewear pada tahun 2011.

Selebritas seperti Dakota Fanning, Tyra Banks, Lady Gaga, Rihanna dan Cara Delevigne pernah terlihat memakai kreasi kacamata Fahrani.

5. Sabbatha Rahzuardi

Tas Sabbatha adalah salah satu produk buatan anak bangsa yang mendunia. Tas-tasnya dilengkapi dengan aksesoris dari perak Bali dan permata.

Tas-tas Sabbatha pernah dipakai banyak selebritas Indonesia maupun luar negeri. Termasuk Anggun, Melly Goeslaw, Katie Holmes hingga Julia Roberts. Tas-tas Sabbatha pun tersedia di seluruh dunia.

6. Peggy Hartanto

Desainer lain asal Indonesia yang sudah terkenal di mancanagera adalah Peggy Hartanto.

Dia merancang High End Ready To Wear. Rancangannya banyak dikagumi dan dipakai berbagai selebritas dari Amerika Serikat. Mulai dari Bella Thorne, Giuliana Rancis dan Odette Annable.

Itulah nama-nama desainer asal Indonesia yang karyanya sudah terkenal dan menjadi langganan para pesohor dunia. Daftar nama ini tentu bisa menginspirasimu untuk membuat karya terbaik dan mengharumkan nama Indonesia.

https://edukasi.kompas.com/read/2021/09/07/191300171/mahasiswa-kenali-6-desainer-asal-indonesia-yang-mendunia

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com