Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

7 Tips Lancar Public Speaking dari Binus University

KOMPAS.com - Bagi lulusan perguruan tinggi tentu harus siap bekerja di mana saja. Sebab, ada banyak perusahaan yang membuka lowongan untuk semua jurusan kuliah.

Tetapi salah satu yang dibutuhkan dunia kerja ialah seseorang yang harus punya kemampuan public speaking. Menguasai public speaking akan memudahkan kamu mengemukakan gagasan atau pendapat secara langsung di muka umum.

Namun, berbicara di depan banyak orang bukanlah hal yang mudah. Tak jarang rasa gugup mendominasi hingga membuyarkan informasi yang hendak disampaikan.

Meski demikian, hal tersebut wajar terjadi, maka kamu harus bisa menguasai diri agar rasa gugup dapat terkontrol dengan baik. Ketika rasa grogi menyerang, cobalah untuk mengatur napas dan yakinkan diri bahwa kamu mampu.

Selain cara tersebut, kamu juga bisa menerapkan sejumlah tips berikut agar lancar berbicara di depan umum. Melansir laman Binus University, ini 7 tips lancar public speaking:

1. Rutin berlatih

Berlatih berbicara di depan cermin sangat membantu kamu untuk menumbuhkan rasa percaya diri. Kepercayaan diri yang tinggi akan membantu kamu menghilangkan kegugupan ketika berbicara di depan umum.

Melalui pantulan cermin, kamu bisa memperhatikan ekspresi wajah, gerakan tangan, dan posisi tubuh. Kamu bisa melatih ekspresi yang cocok untuk materi.

Lakukan latihan secara terus-menerus agar kamu terbiasa dan makin lancar berbicara. Selain berbicara di depan cermin, kamu juga bisa berlatih ketika tengah berkendara, memasak, berkebun, mandi, ataupun mencuci. Meskipun kamu sudah mahir, konsistensi untuk terus berlatih adalah kunci agar kamu sukses berbicara di depan umum.

2. Kuasai materi

Kamu juga harus bisa menguasai materi yang hendak disampaikan. Penguasaan materi yang kurang hanya akan menyebabkan kamu mengalami kesulitan.

Seperti berbicara tersendat, kehilangan fokus, dan peningkatan rasa grogi. Oleh karena itu, pastikan untuk menyerap dan memahami materi dengan baik.

3. Simulasi dengan orang terdekat

Sebelum berbicara di depan umum, kamu bisa melakukan simulasi di depan teman atau keluarga lebih dulu. Bisa juga dengan merekam latihan. Jangan ragu meminta masukkan mengenai hal yang dirasa masih kurang atau perlu diperbaiki.

Misalnya, materi kurang lengkap, cara berbicara terlalu cepat, atau ekspresi yang kurang sesuai dengan materi. Meskipun tampak sepele, cara ini efektif untuk membuat kamu siap secara mental.

4. Sampaikan poin penting

Alih-alih berbicara panjang lebar, akan lebih baik apabila kamu berbicara secara singkat dan padat. Pembicaraan yang bertele-tele hanya akan membuat audiens merasa bosan dan sulit menangkap inti materi.

Sampaikan materi dengan bahasa yang mudah dipahami dan hindari menggunakan bahasa yang memiliki banyak makna (ambigu).

5. Tetap fokus

Hal yang wajar jika kamu mendadak grogi ketika tiba giliran berbicara di depan umum. Namun, cobalah untuk tetap tenang dan hilangkan prasangka buruk. Lakukan relaksasi sejenak untuk mengembalikan kepercayaan diri. Fokuslah pada pesan yang ingin kamu sampaikan kepada audiens.

6. Gunakan bahasa tubuh

Serupa dengan kontak mata, bahasa tubuh menjadi salah satu kunci suksesnya public speaking. Gerakan tubuh, seperti cara bergerak, berdiri, dan gestur akan memberikan kesan yang mendalam pada audiens.

Ketika berbicara, tubuh harus dalam keadaan tegak dan rileks. Atur napas dan jaga ekspresi. Hindari memunggungi audiens dan gunakan tempo berbicara yang tepat, yakni tidak lambat dan tidak terlalu cepat. Menerapkan teknik bahasa tubuh akan memperkaya pemahaman dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi.

7. Lakukan kontak dan interaksi dengan audiens

Kontak mata merupakan salah satu kunci sukses berbicara di depan umum. Meskipun tampak sepele, kontak mata efektif membangun hubungan kamu dengan audiens.

Kontak mata juga berguna untuk mengetahui respons audiens, mendukung dan menguatkan materi yang kamu sampaikan, menunjukkan perhatian dan kehangatan, serta memengaruhi audiens.

Sementara interaksi dengan audiens akan membuat suasana lebih hidup. Kamu bisa berbicara secara perlahan disertai cerita, contoh atau analogi, dan melemparkan sedikit humor. Cara ini akan membuat audiens betah mendengarkan pembicaraan hingga akhir dan mempercepat proses penyerapan materi.

https://edukasi.kompas.com/read/2021/11/24/145919371/7-tips-lancar-public-speaking-dari-binus-university

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com