Salin Artikel

Dosen UNS: Penyalah Guna Narkoba Perlu Lakukan Rehabilitasi Sosial

KOMPAS.com - Generasi muda rentan menjadi penyalahgunaan narkoba. Edukasi mengenai bahaya narkoba terus dilakukan berbagai pihak agar generasi muda tidak tergiur menyalahgunakannya.

Bahkan fakta di lapangan, tak sedikit kalangan pelajar dan mahasiswa yang menjadi penyalah guna narkoba.

Rasa penasaran dan pengaruh lingkungan menjadi salah satu faktor banyaknya generasi muda yang terjerumus ke lembah kelam narkoba.

Agar semakin banyak mahasiswa yang teredukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA), Pramuka Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar webinar Anti Penyalahgunaan Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif (Napza).

Edukasi bahaya narkoba penting dilakukan

Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan UNS Rohman Agus Pratomo mengaku, kegiatan seperti ini penting dilakukan mengingat bahaya penyalahgunaan Napza yang tidak dapat dianggap sebagai angin lalu.

"Kami concern pada hal ini. Kami harapkan dengan adanya webinar seperti ini bisa mengedukasi mahasiswa dan masyarakat agar menjauhi narkoba," ujar pria yang akrab disapa Tommy ini, seperti dikutip laman UNS, Senin (29/11/2021).

Dia menekankan, edukasi seperti ini harus digencarkan karena pencandu narkoba ini tidak mengenal usia, strata pendidikan dan jenis kelamin.

Dalam webinar ini, turut hadir Penyuluh ahli madya dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kusriyanto sebagai pembicara.

Pengguna narkoba perlu rehabilitasi sosial

Kusriyanto menjelaskan, ancaman pengedaran narkoba saat ini makin besar. Apalagi dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi yang semakin canggih justru bisa melanggengkan praktik peredaran narkoba.

"Kemajuan teknologi informasi ini justru membuat peredaran narkoba semakin mudah," urai Kusriyanto.

Menurutnya, kecanggihan teknologi informasi ini di satu sisi juga cukup mengkhawatirkan karena sarana jual beli dan distribusi jadi lebih mudah, sehingga mudah juga bagi pelaku pengedar menjalankan aksinya.

Sementara itu, dosen Farmakologi dan Terapi Fakultas Kedokteran (FK) UNS Ratih Puspita Febrinasari mengingatkan bahwa rehabilitasi pencandu narkoba tidak hanya dilakukan dari sisi medis.

Rehabilitasi sosial juga diperlukan untuk menyiapkan mantan pencandu narkoba kembali ke masyarakat.

"Kalau secara sosial itu lebih terpadu seperti memulihkan psikis dan rasa percaya diri pencandu tersebut supaya berani kembali ke masyarakat," beber Ratih.

https://edukasi.kompas.com/read/2021/11/29/171500971/dosen-uns-penyalah-guna-narkoba-perlu-lakukan-rehabilitasi-sosial

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.