Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Mahasiswa Ketahui 5 Keuntungan Ikut Kursus, Penting untuk Kariermu

KOMPAS.com - Mahasiswa pendidikan vokasi diharapkan siap masuk ke dunia kerja karena keterampilan yang dimiliki.

Selain keterampilan dan kompetensi yang diperoleh dari bangku perkuliahan, mahasiswa juga bisa menambah ilmu dari satuan pendidikan nonformal.

Sebagai salah satu satuan pendidikan nonformal, lembaga kursus dan pelatihan (LKP) sudah sejak lama menjadi rujukan bagi masyarakat yang memerlukan bekal keterampilan. Baik itu keterampilan hard skill dan soft skill untuk bekerja maupun memulai usaha.

Namun karena status LKP sebagai pendidikan nonformal, terkadang kursus dan pelatihan kerap dipandang sebelah mata.

Padahal, dengan ikut kursus dan pelatihan, kamu bisa lebih fokus untuk membekali diri dengan hard skill dan soft skill yang sesuai bakat dan minatmu. Selain itu, waktunya juga relatif singkat.

5 keuntungan ikut kursus

Merangkum dari laman Direktorat Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Senin (21/2/2022), ada sejumlah keuntungan mengikuti kursus dan pelatihan. Mau tahu apa saja keuntungannya ikut kursus? Yuk simak informasi berikut ini:

1. Menambah skill baru

Ada banyak sekali jenis kursus yang tersedia di Indonesia. Setidaknya ada lebih dari 17.000 LKP di Indonesia dengan beragam kompetensi keahlian yang selalu berkembang mengikuti perkembangan zaman. Seperti kompetensi barista, desain grafis, digital marketing, dan sebagainya. Jadi, kamu bisa pilih skill apa yang sedang dibutuhkan.

2. Menambah pertemanan

Dengan mengikuti kursus, artinya kamu akan bertemu dengan orang-orang baru yang memiliki minat sama. Sehingga relasimu sudah pasti akan bertambah. Bahkan bisa saja, ini menjadi peluang baru di masa yang akan datang. Bisa saja terkait informasi lowongan pekerjaan atau bahkan peluang untuk membuka usaha bersama relasi barumu.

3. Percaya diri dalam bersaing di dunia kerja

Dengan bekal hard skill dan soft skill yang didapat dari kursus, kamu bisa lebih percaya diri saat harus bersaing dalam dunia kerja. Apalagi, kursus dan pelatihan yang kamu ikuti bisa menambah profil pada portofolio yang akan menjadi nilai plus saat melamar pekerjaan.

4. Lebih banyak tahu

Dengan mengikuti kursus, kamu akan diberi pelatihan langsung oleh pakar di bidangnya. Hal ini pasti akan membuatmu lebih antusias. Kamu bisa berdiskusi dan menggali keterampilanmu secara lebih mendalam.

Selain itu, kamu juga bisa menemukan beragam metode atau teknik yang belum pernah kamu pelajari selama ini. Sehingga wawasan dan keterampilanmu pun bisa berkembang dan lebih banyak tahu.

5. Sebagai modal kerja

Kegiatan pada lembaga kursus dan pelatihan lebih fokus pada praktik maka sudah pasti keterampilan dalam menyelesaikan masalah akan lebih teruji.

Beragam tugas yang harus dikerjakan, baik yang sifatnya pribadi atau kelompok juga secara tidak langsung akan meningkatkan kemampuan dalam berbagai bidang. Ini adalah modal yang cukup untuk terjun ke dunia kerja.

Itulah 5 keuntungan mengikuti kursus bagi mahasiswa. Dengan ikut kursus, kamu bisa memiliki keterampilan lebih banyak dan lebih matang. Sehingga peluangmu cepat diterima di dunia kerja juga akan lebih besar.

https://edukasi.kompas.com/read/2022/02/21/163315071/mahasiswa-ketahui-5-keuntungan-ikut-kursus-penting-untuk-kariermu

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com