Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

8 Pola Aliran Sungai, Siswa Sudah Paham?

KOMPAS.com - Siswa kelas X SLTA apakah sudah paham apa itu sungai? Sungai adalah massa air tawar yang mengalir secara alamiah mulai dari sumber air sampai ke muara.

Sumber air sungai umumnya berasal dari mata air yang keluar dari dalam tanah melalui celah-celah atau retakan batuan. Selain dari resapan air hujan sumber air sungai dapat pula berupa pencairan es atau gletser.

Adapun badan-badan air yang dapat berfungsi sebagai muara sungai antara lain laut, danau, atau sungai lain.

Melansir laman repositori.kemdikbud.go.id, berikut ini penjelasan 8 pola aliran sungai bagi siswa sekolah.

8 pola aliran sungai

  1. Pola aliran dendritik
  2. Pola aliran trelis
  3. Pola aliran rektangular
  4. Pola aliran paralel
  5. Pola aliran radial sentripetal
  6. Pola aliran radial sentrifugal
  7. Pola anular
  8. Pola pinnate

1. Pola aliran dendritik

Sungai yang umum dijumpai, daerah aliran sungainya luas, aliran sungai konsekuen, dan anak-anak sungainya mirip cabang atau akar pohon.

Terbentuk pada daerah dengan kemiringan struktur batuan yang hampir horizontal dan memiliki tingkat resistensi batuan yang seragam.

2. Pola aliran trelis

Pola ini banyak ditemukan di daerah yang memiliki struktur perlipatan dan daerah pesisir. Pola trelis terbentuk di area bidang perlapisan yang tersingkap panjang dan sejajar.

Pola ini menunjukkan desain geometris berbentuk persegi dari jaringan konsekuen dan anak-anak sungai. Anak-anak sungai ini hampir membentuk sudut 900 terhadap sungai induknya dengan panjang yang relatif sama.

3. Pola aliran rektangular

Terbentuk akibat adanya patahan atau rekahan pada permukaan suatu area. Juga memiliki geometri berbentuk persegi dengan sudut 900.

Berbeda dengan trelis, pola ini sangat dipengaruhi oleh keberadaan struktur batuan sehingga terkadang tidak ada jaringan antarsungai. Ruang antar sungai memiliki jarak lebih lebar antara sungai satu dengan berikutnya.

4. Pola aliran paralel

Pola aliran sungai yang arah alirannya hampir sejajar dengan sungai induk. Terbentuk di daerah dengan batuan seragam dengan kemiringan yang sama. Umumnya terbentuk di wilayah pesisir yang sempit atau lereng perbukitan yang panjang.

5. Pola aliran radial sentripetal

Pola aliran sungai berikutnya ialah pola aliran radial sentripetal. Terbentuk pada sungai-sungai dari arah yang berbeda bertemu di dalam satu cekungan, seperti laut pedalaman, danau, atau cekungan struktural.

6. Pola aliran radial sentrifugal

Pola aliran yang ditemukan di daerah topografi seperti kubah, bukit terisolasi, atau kerucut vulkanik dengan lereng divergen yang ditemukan disemua arah.

Daerah aliran sungai berasal dari puncak topografi dan menyebar ke segala arah dari atas dataran tinggi.

7. Pola anular

Pola anular melingkar menunjukkan aliran konsentrasi sungai di sekitar dataran tinggi. Umumnya terjadi ketika batuan keras dan lunak tersusun dalam bentuk konsentris di sebuah struktur seperti kubah.

8. Pola pinnate

Pola aliran sungai terakhir ialah pola pinnate. Ini adalah pola pengaliran anak-anak sungai yang bermuara ke sungai induk membentuk sudut lancip. Banyak ditemui di daerah yang memiliki lereng tinggi dan curam.

https://edukasi.kompas.com/read/2022/03/25/082638371/8-pola-aliran-sungai-siswa-sudah-paham

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke