Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Prodi Soshum Terketat di SNMPTN 2022, Ada Jurusan Ilmu Komunikasi

KOMPAS.com - Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Prof. Mochamad Ashari menegaskan, siswa yang dinyatakan lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) 2022 wajib melakukan daftar ulang di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tujuan.

Jadwal daftar ulang ini bisa dicek di laman resmi masing-masing perguruan tinggi.

Menurut Prof. Ashari keketatan seleksi SNMPTN 2022 sangat tinggi. Siswa yang sudah dinyatakan lolos harus menyingkirkan 4 kesempatan teman yang lainnya.

Sehingga amat disayangkan apabila siswa yang sudah dinyatakan lolos tidak melalukan daftar ulang di PTN pilihannya.

"Siswa yang sudah dinyatakan lolos SNMPTN 2022, otomatis tidak bisa mendaftar UTBK SBMPTN 2022. Sehingga setelah dinyatakan lolos, bisa segera melakukan daftar ulang sesuai jadwal masing-masing perguruan tinggi negeri," tegas Prof. Ashari dalam konferensi pers Pengumuman Hasil Seleksi Jalur SNMPTN 2022, Selasa (29/3/2022). 

Dalam konferensi pers pengumuman hasil seleksi jalur SNMPTN tahun 2022, Prof. Ashari juga menyampaikan program studi (prodi) Soshum paling ketat dalam SNMPTN 2022.

Prodi Soshum terketat SNMPTN 2022

Berikut 20 prodi Soshum paling ketat di SNMPTN 2022:

1. Ilmu Komunikasi, Universitas Negeri Jakarta (keketatan 0,94 persen)

2. Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran (keketatan 1,02 persen)

3. Manajemen, Universitas Padjadjaran (keketatan 1,06 persen)

4. Manajemen, Universitas Negeri Jakarta (keketatan 1,08 persen)

5. Manajemen, Universitas Negeri Medan (keketatan 1,19 persen)

6. Manajemen, Universitas Pendidikan Indonesia (keketatan 1,36 persen)

7. Pendidikan Vokasi Seni Kuliner, Universitas Negeri Jakarta (keketatan 1,68 persen)

8. Manajemen, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (keketatan 1,56 persen)

9. PGSD, Universitas Negeri Jakarta (keketatan 1,87 persen)

10. Sastra Inggris, Universitas Negeri Jakarta (keketatan 1,87 persen)

11. Ilmu Komunikasi, Universitas Riau (keketatan 1,89 persen)

12. Bisnis Digital, Universitas Padjadjaran (keketatan 1,93 persen)

13. Akuntansi, Universitas Negeri Medan (keketatan 2,01 persen)

14. Bisnis Digital, Universitas Negeri Jakartaa (keketatan 2,05 persen)

15. Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Universitas Tanjungpura (keketatan 2,06 persen)

16. Psikologi, Universitas Pendidikan Indonesia (keketatan 2,07 persen)

17. Akuntansi, Universitas Negeri Jakarta (keketatan 2,07 persen)

18. Akuntansi, Universitas Pendidikan Indonesia (keketatan 2,11 persen)

19. Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Jakarta (keketatan 2,24 persen)

20. Akuntansi, Universitas Padjadjaran (keketatan 1,26 persen)

Demikian prodi Soshum terketat di SNMPTN 2022. Bagi siswa yang belum lolos SNMPTN 2022, jangan berkecil hati karena masih bisa memanfaatkan penerimaan mahasiswa baru jalur yang lainnya.

https://edukasi.kompas.com/read/2022/03/29/122110571/prodi-soshum-terketat-di-snmptn-2022-ada-jurusan-ilmu-komunikasi

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com