Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Calon Mahasiswa, Ini Tips Pilih Prodi dari Psikolog Pendidikan UNS

KOMPAS.com - Calon mahasiswa harus memilih dengan tepat program studi (Prodi) saat duduk di bangku perguruan tinggi.

Hal itu dikarenakan penentuan prodi ini menjadi salah satu jalan dalam penentuan karier mahasiswa di masa depan.

Lantas bagaimana calon mahasiswa dapat menentukan pilihan prodi yang terbaik?

Salah satu Psikolog Pendidikan Fakultas Psikologi UNS, Afia Fitriani memberikan tanggapan akan hal ini.

Menurut dia, ada beberapa hal yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan pilihan prodi, seperti mengenali minat, bakat, dan potensi bidang kerja.

Tips menentukan prodi yang sesuai

Afia memberikan beberapa tips bagi calon mahasiswa dalam membantu menentukan prodi yang sesuai baginya.

Pertama, calon mahasiswa dapat mulai mengenali minat mereka terlebih dahulu.

"Caranya adalah dengan menelaah hobi yang dimiliki ataupun aktivitas lain yang digemari. Hobi tersebut dapat calon mahasiswa jadikan opsi tentang hal yang ingin mereka dalami lebih jauh. Tuliskan hobi-hobi tersebut berdasarkan prioritas," kata dia melansir laman UNS, Kamis (21/4/2022).

Kedua, gali bakat yang dimiliki. Minat calon mahasiswa perlu didukung dengan adanya bakat.

Afia menjelaskan, salah satu caranya dengan melihat rekam jejak nilai akademik selama bersekolah.

Tugas-tugas dari setiap aktivitas yang berhasil dikerjakan dengan baik juga bisa mengindikasikan keberadaan bakat.

Selain itu, mengetahui bidang-bidang ilmu yang dipahami calon mahasiswa juga dapat mempermudah mereka. Tuliskan juga bakat yang sudah dikenali berdasarkan prioritas.

Ketiga, cari informasi prodi dan bidang kerja berdasarkan pemetaan minat dan bakat telah ditelusuri sebelumnya.

"Calon mahasiswa dapat menilai prodi dan bidang kerja mana yang mungkin dapat ditekuni nantinya. Tuliskan kembali informasi tersebut berdasarkan prioritas," jelas dia.

Setelah pemetaan selesai dilakukan, calon mahasiswa bisa mempelajari pilihan prodi tersebut melalui situs web perguruan tinggi pilihan masing-masing.

"Calon mahasiswa dapat mencari informasi terkait profil prodi dan lulusannya," sebut dia.

Afia mengimbau, calon mahasiswa agar melakukan riset seperti ini untuk menguatkan penentuan prodi pilihannya.

Terakhir, simpulkan urutan prioritas prodi pilihan tersebut berdasarkan minat, bakat dan pengetahuan tentang prodi yang sudah diketahui.

"Kesimpulan ini nantinya dapat mempermudah siswa mengetahui seperti apa prodi yang sesuai dengan dirinya.

Peran serta orangtua dalam menentukan prodi

Dia menyebut, orangtua turut memiliki peran yang cukup banyak dan penting dalam membantu kesuksesan anak mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru seperti sekarang.

Afia menekankan perlu adanya dukungan oleh orangtua, terutama dalam memberikan motivasi.

Tujuannya adalah agar anak tetap memiliki kepercayaan diri dan makin bersemangat dalam menjalankan proses seleksi.

Dukungan dapat diberikan dengan menjalin komunikasi yang intensif.

Baiknya, menurut Afia, komunikasi intensif ini dilakukan jauh-jauh hari sebelum proses seleksi. Misalnya mendiskusikan proses, persiapan, bahkan kegalauan yang sedang dirasakan oleh anak.

"Upayakan komunikasi yang dilakukan tidak menekan, tidak membuat stres. Orangtua itu sebaiknya memberikan kesempatan bagi anak untuk menyampaikan keinginannya atau kegalauannya," jelas Afia.

Lanjut Afia menjelaskan, tugas orangtua adalah memberikan alternatif solusi untuk permasalahan yang dihadapi anak atas kebingungannya.

Orangtua perlu menghindari perilaku menilai secara buruk keinginan anak terkait prodi pilihannya.

Terkait hal ini, orangtua dapat memberikan pandangan mengenai masing-masing prodi pilihan anak. Pandangan tersebut dapat mencakupi kelebihan dan kekurangan atas pilihan anak tersebut.

"Jadi tidak langsung menilai buruk, tetapi memberikan gambaran mengenai pilihan anak tersebut. Positif maupun negatif," tutur Afia.

https://edukasi.kompas.com/read/2022/04/21/152931771/calon-mahasiswa-ini-tips-pilih-prodi-dari-psikolog-pendidikan-uns

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke