Salin Artikel

Fresh Graduate Bisa Cepat Dapat Kerja, Hindari 3 Kesalahan Ini

KOMPAS.com - Siapa yang tidak senang saat mendapatkan pekerjaan yang diidam-idamkan dengan gaji yang tinggi?

Tentu saja pekerjaan paling menyenangkan adalah bekerja sesuai dengan passionyang dibarengi dengan apresiasi yang tinggi baik secara materi maupun non materi.

Meraih pekerjaan impian, memang membutuhkan persiapan yang matang karena dalam mencari kerja, tidak bisa dilakukan asal-asalan.

Bagi mahasiswa, jika ingin meraih pekerjaan impian maka memerlukan beberapa tips agar pekerjaan idaman bisa diraih.

Pertama, persiapkan CV atau Curriculum Vitae. Hal ini agar perusahaan yang dilamar mengetahui kompetensi dan kelebihan pelamar.

Selain itu, perlunya teknik menjawab pertanyaan dan lain-lain juga perlu persiapan matang.

Semua hal tersebut bisa dipersiapkan sebelum akhirnya melamar pekerjaan karena walau bagaimanapun seorang CEO membutuhkan calon Sumber Daya Manusia yang terbaik untuk membuat perusahaannya lebih maju dan berkembang.

Namun sayangnya masih banyak fresh graduate yang sering melakukan kesalahan dan kurang berhati-hati saat melamar pekerjaan.

Sehingga, saat sudah melamar seringkali tidak mendapat panggilan karena kurangnya detil saat melamar kerja.

Lalu, apa kesalahan yang harus dihindari fresh graduate saat melamar pekerjaan?

Berikut rinciannya dilansir dari laman Ma'soem University.

1. Tidak mengirim dokumen yang diminta

Sebelum mengirim dokumen lamaran kerja, sebaiknya dibaca secara teliti terlebih dahulu dokumen apa saja yang diminta oleh perusahaan.

Jangan sampai melampirkan sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan yang di-apply dan justru tidak melampirkan apa yang mereka minta.

2. CV terlalu banyak menampilkan informasi

Jika CV yang dilampirkan terlalu banyak informasi yang tidak penting dan tidak terlalu terkait dengan pekerjaan maka hal tersebut bisa berakibat fatal.

Serta hanya akan menghabiskan banyak halaman serta beresiko dinggap tidak menarik dimata HRD.

Hal ini tentu saja tidak kita inginkan karena HRD adalah divisi paling penting sekaligus gerbang utama saat karyawan baru memasuki perusahaan.

Merekalah yang menentukan apakah karyawan baru tersebut layak direkrut atau tidak.

3. Tidak sesuai persyaratan

Jika fresh graduate ada yangtidak membaca atau tidak paham dengan spesifikasi serta persyaratan pekerjaan yang diminta, tetapi tetap melamar pekerjaan tersebut maka itu merupakan kesalahan fatal.

Jika hal itu terjadi tentu saja HRD tidak akan menilai kita sebagai kandidat yang berpotensi serta layak untuk diterima.

Beberapa kesalahan di atas bisa saja kita hindari jika ketika kita kuliah kita mendapatkan pembekalan dan pelatihan yang berhubungan dengan melamar pekerjaan.

Namun alangkah lebih efektifnya jika tempat kita kuliah bisa memberikan jaminan dan penempatan kerja sebelum lulus.

https://edukasi.kompas.com/read/2022/07/31/161047371/fresh-graduate-bisa-cepat-dapat-kerja-hindari-3-kesalahan-ini

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.