Salin Artikel

Sejarah Baju Adat Paksian dari Bangka Belitung, Dipakai Presiden Jokowi

KOMPAS.com - Baju adat yang digunakan Presiden Jokowi pada Presiden Joko Widodo tiba di Kompleks Parlemen Senayan pada Selasa (16/7/2022) untuk menghadiri Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2022.

Ternyata baju adat yang digunakan Presiden Jokowi merupakan pakaian adat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang disebut dengan nama Paksian.

Baju adat Paksian yang digunakan Presiden Jokowi terdiri dari warna hijau, emas, dan merah tua dengan motif pucuk rebung. 

Motif pucuk rebung, sebagai lambang kerukunan. Sedangkan warna hijau melambangkan kesejukan, harapan dan pertumbuhan.

Sejarah baju adat Paksian dari Bangka Belitung sendiri merupakan busana pengantin yang khas dari Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung. 

Sejarah baju adat Paksian dari Bangka Belitung ini, ternyata memiliki pengaruh dari budaya negara lain.

Dilansir dari laman Kemdikbud, budaya yang mempengaruhi bentuk pakaian adat Peksian adalah dari Cina dan Arab.

Cerita turun-menurun yang merupakan cikal bakal sejarah baju aday Paksian, konon dimulai dari pertemuan dua insan yang berbeda budaya.

Ada saudagar dari Arab yang datang ke negeri Cina untuk berdagang sambil menyiarkan agama Islam dan jatuh cinta dengan seorang gadis Tionghoa. Kemudian mereka melangsungkan pernikahan dengan gadis Tionghoa tersebut.

Pada pernikahan inilah mereka memakai pakaian adat masing-masing. Selanjutnya karena banyaknya orang-orang Cina dan Arab yang datang merantau ke Pulau Bangka terutama ke pangkal-pangkal di Pulau Bangka yang merupakan pusat segala aktifitas masyarkat waktu itu diantaranya ada yang melakukan pernikahan maka banyaklah penduduk Pulau Bangka yang meniru pakaian adat tersebut.

Baju adat Peksian, perlengkapan pakaian dan perhiasannya

Dilansir dari laman Pemerintah Kota Pangkalpinang, baju adat peksian bagi pengantin perempuan dan laki-laki berbeda dan cukup rumit.

Baju adat Peksian untuk pengantin perempuan adalah baju kurung merah model bekike yang terbuat dari bahan sutra atau beludru dengan motif pucuk rebung.

Kemudian terdapat motif kembang cempaka, kembang kenanga dan buah delima yang dilengkapi dengan teratai penutup dada berwarna hijau dan mengenakan kain bersusur atau kain lasem atau menggunakan kain tenun cual motif bunga tabur.

Perhiasan baju adat Paksian, adalah mahkota bernama Paksian berwarna hijau.

Dimana mahkota ini memiliki hiasan kembang dan kuntum cempaka dua puluh lima tangkai, kembang kelapa sebanyak sembilan tangkai.

Selanjutnya daun bambu sebanyak sembilan tangkai, sepit udang, pagar tenggalung, sari buah.

Ada juga tutup sanggul sebanyak lima item serta kembang hong sebanyak dua tangkai.

Sanggul pengantin perempuan menggunakan sanggul tilang yang terbuat dari gulungan daun pandan atau lipatan daun pandan.

Lipatan tersebut diisi dengan bunga rampai yang terdiri dari bunga mawar, bunga melati, bunga kenanga, dan irisan daun pandan.

Selain itu, perhiasan yang digunakan pengantin perempuan adalah seuntai kalung stakel, satu pasang anting-anting, satu pasang pending untuk pinggang.

Sementara untuk pengantin pria menggunakan baju putih dengan jubah panjang sebatas lutut berwarna merah dengan selempang berwarna hijau disebelah kanan dan mengenakan celana panjang beludru berwarna merah.

Untuk pengantin pria menggunakan sungkon dengan hiasan satu tangkai kembang cempaka dan satu tangkai kembang hong.

Sementara perhiasan untuk pengantin pria mengenakan satu pending untuk pinggang. Alas kaki dengan menggunakan slop berwarna merah dan memakai kaos kaki.

Untuk diketahui, kebiasaan memakai pakaian adat saat menghadiri sidang tahunan MPR sudah menjadi kebiasaan setiap tahunnya.

Misalnya pada tahun 2017, Presiden Jokowi mengenakan pakaian adat Bugis berupa setelan adat lengkap dengan songkok warna emas atau bernama songkok Ta Bone.

Kemudian pada 2019, berganti mengenakan busana adat Sasak asal Nusa Tenggara Barat (NTB).

Lalu, pada tahun 2020 Presiden Jokowi mengenakan pakaian adat Sabu Raijua asal Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kemudian pada tahun 2021, Presiden Jokowi menghadiri sidang tahunan MPR RI Tahun 2021 dengan menggunakan pakaian adat urang Kanakes dari suku Badui.

https://edukasi.kompas.com/read/2022/08/16/144715771/sejarah-baju-adat-paksian-dari-bangka-belitung-dipakai-presiden-jokowi

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indomaret Buka 6 Lowongan Kerja Lulusan D4/S1 Semua Jurusan

Indomaret Buka 6 Lowongan Kerja Lulusan D4/S1 Semua Jurusan

Edu
Wisuda 2022, Universitas Prasetiya Mulya Usung Tema “Embarking on Fundamental Resetting” dan Ajak Lulusan Cinta Lingkungan

Wisuda 2022, Universitas Prasetiya Mulya Usung Tema “Embarking on Fundamental Resetting” dan Ajak Lulusan Cinta Lingkungan

BrandzView
Kemendikbud: Mahasiswa D3/D4 Bisa Daftar Pertukaran Mahasiswa

Kemendikbud: Mahasiswa D3/D4 Bisa Daftar Pertukaran Mahasiswa

Edu
Prof. Rudy Harjanto: Hiperrealitas Jadi Tantangan di Era Digitalisasi

Prof. Rudy Harjanto: Hiperrealitas Jadi Tantangan di Era Digitalisasi

Edu
Dosen UM Surabaya Beri 7 Tips Kencan Online di Tinder

Dosen UM Surabaya Beri 7 Tips Kencan Online di Tinder

Edu
Hari Sukarelawan Internasional, Trakindo Kembali Gelar “Volunteers Mengajar”

Hari Sukarelawan Internasional, Trakindo Kembali Gelar “Volunteers Mengajar”

Edu
Tak Bisa Wisuda di Indonesia, Mahasiswa Ini Lanjut S2 di Australia

Tak Bisa Wisuda di Indonesia, Mahasiswa Ini Lanjut S2 di Australia

Edu
Kemendikbud Buka Pertukaran Mahasiswa Merdeka 3, Cek Syaratnya

Kemendikbud Buka Pertukaran Mahasiswa Merdeka 3, Cek Syaratnya

Edu
Menginspirasi, Dua Srikandi Lulusan Prasmul Berhasil Temukan Karier Impian di Bidang STEM

Menginspirasi, Dua Srikandi Lulusan Prasmul Berhasil Temukan Karier Impian di Bidang STEM

Edu
ITC: Rata-rata Nilai Skor Sertifikasi TOEIC Siswa SMK Naik Signifikan

ITC: Rata-rata Nilai Skor Sertifikasi TOEIC Siswa SMK Naik Signifikan

Edu
Wacana KA Argo Parahyangan Ditutup, Pakar Unpad: Sengsarakan Konsumen

Wacana KA Argo Parahyangan Ditutup, Pakar Unpad: Sengsarakan Konsumen

Edu
Hidupkan Budaya Inovasi, SKSG UI Gelar Kompetisi Nasional “TMTIC 2022”

Hidupkan Budaya Inovasi, SKSG UI Gelar Kompetisi Nasional “TMTIC 2022”

Edu
Eurasia International Course FIS UNJ Bahas Kebijakan Kebencanaan di Indonesia

Eurasia International Course FIS UNJ Bahas Kebijakan Kebencanaan di Indonesia

Edu
Ners UM Surabaya Beri 3 Tips Atasi Perut Kembung dan Kentut Berlebihan

Ners UM Surabaya Beri 3 Tips Atasi Perut Kembung dan Kentut Berlebihan

Edu
Kemendikbud: 143.000 Satuan Pendidikan Terapkan Kurikulum Merdeka

Kemendikbud: 143.000 Satuan Pendidikan Terapkan Kurikulum Merdeka

Edu
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.