Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Talkshow di Unair Bagikan Tips Berprestasi Saat Kuliah

KOMPAS.com - Menjadi mahasiswa tentu tugasnya bukan sekedar menjalankan kuliah saja, tetapi juga harus bisa berprestasi.

Karena itu, dibutuhkan tips atau cara mahasiswa bisa berprestasi saat kuliah. Salah satunya dengan ikut beragam perlombaan.

Hal itu coba dikupas pada Talkshow Mahasiswa Berprestasi Volume 1 gelaran Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB Unair), Jumat (19/5/2023).

Adapun talkshow itu menghadirkan narasumber berprestasi dari FEB, yakni Nafisah Shafa Ardia (Awardee Beasiswa Unggulan BI 2023), Tazkia Ibnatiar Rahma (Pemenang P2MV KMI Award), dan Astandi Dinoryan (The Most Achievement Awards FEB Unair 2022).

Menurut Tazkia, memiliki sebuah prestasi merupakan kebanggaan tersendiri bagi mahasiswa di saat menempuh dunia perkuliahan.

Dalam hal ini banyak hal yang dapat mempengaruhi mahasiswa dalam meraih prestasi.

"Potensi tidak terlalu penting, yang penting adalah keinginan. Jika sesorang mempunyai keinginan yang besar, maka dia akan dapat memaksimalkan potensinya dalam meraih prestasi," ujar Tazkia dikutip dari laman Unair, Selasa (23/5/2023).

Ia menjelaskan, dalam meraih prestasi tentu tidak mudah. Sebab, terkadang akan menemui titik terendah yang akan membuat seseorang menyerah.

Tazkia menjelaskan bahwa dirinya pernah mengalami kekalahan terus menerus dalam mengikuti lomba. Tetapi ia terus mencoba dan mau untuk tetap berproses.

"Mengikuti lomba jangan hanya niat pengen menang, tapi niat jangka panjang seperti mendapat pengalaman, ilmu, dan relasi baru," jelas Tazkia

Selain itu, Nafisah juga membagikan pengalamannya ketika merasa takut dan tidak percaya diri.

Ia pernah mengalami kekalahan selama beberapa kali dan pernah memutuskan untuk tidak mengikuti lomba selama beberapa saat. Tetapi Nafisah kembali bangkit dengan mengingat tujuannya.

Tak hanya itu saja, ketiga mahasiswa berprestasi tersebut juga sepakat bahwa terdapat faktor internal dan eksternal.

Untuk faktor internal berasal dari dalam diri seperti apa keinginan dan apa tujuannya. Sedang faktor eksternal berasal dari orang terdekat, terutama keluarga kemudian teman dan orang terdekat lainnya.

Nafisah menambahkan bahwa kita juga perlu menjadi diri sendiri untuk dapat mewujudkan prestasi. Jangan merasa takut dan harus tahu kapasitas diri sendiri

Tugas mahasiswa adalah melakukan yang terbaik. Selebihnya adalah kehendak Tuhan. Jadi ia memberikan tips agar mahasiswa tidak takut gagal. Jika perasaan itu muncul maka akan ikut mempengaruhi diri.

"Kegagalan akan membuat kita memperbaiki diri. Perjuangkan tujuanmu dengan baik, jangan sampai lengah dengan apa saja yang mengganggu," tutur Astandi.

https://edukasi.kompas.com/read/2023/05/23/140959871/talkshow-di-unair-bagikan-tips-berprestasi-saat-kuliah

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com