Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

5 Cara Membuat Anak Suka Membaca Buku di Era Digital

KOMPAS.com - Di era digital yang terus berkembang, literasi anak menghadapi tantangan baru yang perlu diperhatikan orangtua.

Teknologi digital memberikan akses ke informasi yang tak terbatas, namun juga menghadirkan sejumlah tantangan yang harus diatasi untuk mengembangkan literasi anak secara efektif.

Salah satu tantangan literasi yang mungkin terjadi di tengah paparan media digital seperti video game, media sosial, dan platform streaming ialah soal minat membaca buku pada anak.

Anak cenderung lebih tertarik pada media digital yang menawarkan pengalaman yang lebih interaktif serta visual yang lebih menarik. Hal ini dapat mengurangi minat mereka dalam membaca buku.

Selain itu, akses yang mudah ke internet menyebabkan anak-anak terpapar dengan jumlah informasi yang sangat besar.

Tantangan literasi lainnya adalah bagaimana mengajarkan anak-anak untuk memilah, mengevaluasi, dan mengelola informasi yang mereka temui.

Berikut cara menghadapi tantangan literasi di era digital dan cara meningkatkan minat baca pada anak, dilansir dari Gramedia:

Menjawab tantangan literasi digital

1. Mengawasi dan berkomunikasi

Orangtua perlu untuk mengawasi aktivitas anak-anak di dunia digital dengan cara tetap terhubung dengan aktivitas yang anak lakukan.

Diskusikan tentang konten yang anak akses dan berikan arahan tentang cara menggunakan teknologi dengan bijak dan aman.

2. Memilih sumber informasi berkualitas

Penting untuk orangtua mengajarkan anak-anak untuk menjadi kritis terhadap sumber informasi yang mereka temui di internet.

Selain itu, orangtua juga perlu membantu anak membedakan antara informasi yang akurat dan dapat dipercaya dengan yang tidak.

Dengan demikian, anak akan dapat mengambil informasi dari sumber yang terpercaya.

3. Mendorong anak untuk membaca buku

Meskipun ada banyak sumber digital, namun penting bagi orangtua untuk mendorong anak-anak membaca buku.

Namun, bagaimana cara meningkatkan minat baca anak di era digital? Simak caranya:

5 cara tingkatkan minat baca pada anak

1. Membaca bersama Anak

Orangtua dapat membaca bersama anak-anak mereka sejak usia dini. Aktivitas ini tidak hanya memperkuat ikatan emosional antara orang tua dan anak, tetapi juga membantu anak mengembangkan cinta terhadap membaca dan menumbuhkan kebiasaan membaca yang positif.

Cara lain yang dapat dilakukan orangtua ialah mendongeng untuk anak sebelum tidur.

2. Melibatkan anak dalam diskusi literasi

Orangtua dapat mengajak anak untuk berdiskusi tentang buku yang mereka baca. Diskusi ini akan membantu anak mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang cerita, karakter, dan tema yang ada dalam buku, serta meningkatkan keterampilan komunikasi dan pemikiran kritis mereka.

3. Menjadi contoh yang baik

Orangtua dapat menjadi contoh yang baik dengan menunjukkan minat dan kecintaan mereka terhadap membaca.

Dengan melihat orangtua membaca, anak akan melihatnya sebagai aktivitas yang menyenangkan dan bernilai, dan akan lebih termotivasi untuk mengikutinya.

4. Mendukung minat baca anak

Dengan memahami minat anak, orangtua dapat membantu anak menemukan buku-buku yang menarik dan memotivasi mereka untuk terus membaca.

5. Sediakan beragam buku kesukaan anak

Menyediakan akses ke berbagai jenis buku dengan berbagai topik dan genre yang menarik dapat meningkatkan minat membaca anak-anak.

Orangtua dapat mengajak anak mengunjungi toko buku, seperti Gramedia untuk mencari berbagai macam buku yang menarik dan bermanfaat, termasuk buku anak-anak.

https://edukasi.kompas.com/read/2023/06/11/120301171/5-cara-membuat-anak-suka-membaca-buku-di-era-digital

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com