Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

5 Tips Memilih Laptop Terbaik bagi Mahasiswa DKV

KOMPAS.com - Mahasiswa yang mengambil jurusan kuliah Desain Komunikasi Visual (DKV) tentu butuh perangkat komputer atau laptop.

Jika ingin beli laptop, maka harus paham spesifikasi untuk menunjang perkuliahan, yakni yang bisa untuk desain.

Untuk mengerjakan tugas desain secara digital, maka kamu harus menggunakan laptop yang mumpuni. Selain pensil, salah satu aset mahasiswa Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) adalah laptop.

Di jurusan DKV, tentunya kamu akan mendapatkan tugas yang kebanyakan harus diproduksi secara digital.

Maka dari itu, dalam memilih laptop tidak bisa sembarangan. Semua harus disesuaikan dengan kebutuhan untuk mahasiswa DKV.

Dilansir dari laman Institut Teknologi Batam (Iteba), berikut ini tips memilih laptop terbaik bagi mahasiswa DKV.

Tips memilih laptop bagi mahasiswa DKV

1. Minimal prosesor Core 2 Duo

Adapun cara memilih laptop desain terbaik ialah dengan mempertimbangkan prosesor laptop tersebut. Untuk menyimpan beberapa software desain, kamu memerlukan laptop dengan minimal prosesor core 2 duo.

Prosesor Core 2 Duo adalah bagian keluarga dari mikroprosesor dari Intel yang merupakan generasi kedua dari arsitektur Core.

Kinerja laptop yang dilengkapi prosesor ini lebih tinggi 40 persen dibandingkan prosesor Intel generasi sebelumnya. Prosesor Core 2 Duo akan membuat laptop kamu terhindar dari lemot. Apalagi jika prosesornya lebih tinggi lagi tentu akan lebih baik.

2. Minimal RAM 4GB atau 8GB

Selain itu, kinerja laptop akan semakin baik jika kapasitas RAM laptop memadai. RAM laptop berbeda dengan handphone. Dalam laptop, RAM dapat di-upgrade sesuai dengan kebutuhan.

Sementara itu, RAM handphone tidak dapat ditingkatkan. Namun, sesuaikan kebutuhan RAM dengan tujuan pemakaian laptop.

Idealnya, laptop untuk desain menggunakan RAM minimal 4GB atau 8GB. RAM sebesar itu tentunya tidak akan membuat laptop berjalan lambat.

3. Resolusi da ukuran layar harus tepat

Umumnya, untuk keperluan desain grafis, kamu membutuhkan laptop dengan ukuran yang lebar. Namun, hal ini bukan sekadar mengacu pada lebar dalam inchi, melainkan dalam resolusi layar.

Untuk mengerjakan tugas desain, laptop idealnya memiliki resolusi minimal 1.366 x 768.

Kamu juga bisa memilih resolusi yang lebih besar lagi, yaitu 1.600x 900. Selain itu, kamu juga bisa memilih laptop desain dengan layar anti-glossy untuk menjaga kenyamanan mata saat berlama-lama di depan laptop.

4. Dilengkapi kartu grafis

Mahasiswa desain tentu butuh kinerja laptop yang mumpuni atau bisa menunjang kebutuhan perkuliahan.

Maka dari itu, kamu butuh kartu grafis atau video graphics array (VGA) dalam sebuah laptop yang berfungsi untuk mengolah dan menerjemahkan output komputer ke layar monitor.

Setiap laptop sudah memiliki kartu grafis bawaan yang dikenal dengan istilah kartu grafis integrated.

Tetapi, jenis kartu grafis ini biasanya belum mampu memenuhi kinerja laptop untuk mengerjakan tugas-tugas desain. Oleh karena itu, salah satu tips memilih laptop desain adalah memilih laptop yang dilengkapi dengan kartu grafis dedicated.

Artinya, laptop tersebut memiliki data dan VRAM sendiri. Hal itu tentu membuat laptop anti lemot dan dapat menunjang aktivitas, seperti desain grafis atau animasi.

5. Harus sesuai dengan dana yang dimiliki

Hal paling penting lainnya ialah semua itu harus disesuaikan dengan dana yang dimiliki. Jangan terlalu memaksakan untuk beli dengan spek paling tinggi.

Pastikan kamu memilih laptop dengan harga terjangkau dan sesuai dengan tujuan penggunaan laptop. Atau laptop yang sudah sesuai dengan kebutuhan untuk desain.

Jadi itulah beberapa tips memilih laptop terbaik bagi mahasiswa DKV. Salah satunya terkait spesifikasi dari laptop tersebut.

https://edukasi.kompas.com/read/2023/10/23/125204971/5-tips-memilih-laptop-terbaik-bagi-mahasiswa-dkv

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke