Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

9 Tips Sehat di Musim Kemarau, Siswa Harus Coba

KOMPAS.com - Belakangan ini cuaca panas masih terasa. Karena itu, siswa yang masih sekolah perlu tahu tips sehat di musim kemarau.

Sebab, menjaga kesehatan itu penting dan harus dilakukan. Jika sehat, siswa bisa menjalankan aktivitas di sekolah dengan baik.

Tahukah kamu bahwa musim kemarau adalah musim yang sangat rentan terhadap penyebaran penyakit? Penyebaran nyamuk, polusi debu dan virus flu adalah yang paling sering muncul.

Dilansir dari laman Dinas Kesehatan Pemda DIY, ini beberapa tips sehat di musim kemarau yang bisa diterapkan oleh siswa.

Tips sehat di musim kemarau

1. Hindari udara panas di siang hari

Sebisa mungkin siswa harus menghindari udara panas di siang hari. Hal ini dapat menyebabkan kelelahan. Maka, kamu harus tetap berada di tempat yang teduh dan mengkonsumsi banyak air.

2. Pakaian katun yang ringan

Jika memakai pakaian jenis katun yang ringan, maka kulit akan bisa bernapas dan dapat mengurangi keringat. Bakteri penyuka keringat merupakan penyebab dari biang keringat, jadi cobalah untuk tetap menjaga kesejukan agar terhindar dari infeksi.

3. Pakai topi dan tabir surya

Tabir surya dapat menjaga kulit dari efek sinar matahari yang berbahaya. Pakai topi dan tetap berada di tempat teduh membuat kamu tetap merasa sejuk dan kering, yang dapat menjadi solusi untuk terhindar dari bau badan dan biang keringat.

4. Cuci tangan teratur

Kuman hidup dimana-mana, mulai dari alas dapur sampai pada pegangan pintu. Maka kamu secara terus-menerus melakukan kontak dengan kuman.

Jadi mencuci tangan secara teratur adalah kunci untuk melindungi dari kuman yang dapat menyebabkan infeksi di musim panas.

5. Tetap terhidrasi

Air segar dan jus akan menjaga anak terhidrasi dan sejuk. Periksalah bahwa air minum yang dikonsumsi aman atau telah ditangani dengan tepat terhindar dari infeksi pada air seperti gastroenteritis. Maka cukupi kebutuhan air putih setiap harinya.

6. Konsumsi makanan sehat

Adapun tips sehat di musim kemarau berikutnya ialah tetap mengonsumsi makanan sehat. Vitamin secara alami mendorong sistem kekebalan tubuh.

Jadi banyak konsumsi buah segar dan sayur untuk dapat membantu melawan infeksi musim panas. Pastikan buah dan sayur tersebut telah dicuci dengan air bersih.

7. Hindari menggosok mata

Coba pergunakan handuk dan atau sapu tangan bersih untuk menghindari infeksi mata yang dapat menyebar dari satu orang ke orang lain. Ini dilakukan saat kamu menggosok mata.

8. Jaga bak air mandi tetap bersih

Wadah air atau bak mandi harus dikosongkan, dikeringan, lalu diisi ulang secara teratur untuk menghindari perkembangbiakan nyamuk.

9. Mandi teratur

Agar tubuh tetap sehat, maka harus mandi dengan teratur. Tentu ini juga dapat menghindari keringat berlebih ketika cuaca panas.

Jadi itulah beberapa tips sehat di musim kemarau yang bisa dicoba oleh siswa, mahasiswa atau masyarakat luas.

https://edukasi.kompas.com/read/2023/11/12/100213371/9-tips-sehat-di-musim-kemarau-siswa-harus-coba

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com